Image

Bos Persib Sebut Mario Gomez Jadi 'Tumbal' Kerusuhan Laga Kontra Arema FC

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 11:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 17 49 1887608 bos-persib-sebut-mario-gomez-jadi-tumbal-kerusuhan-laga-kontra-arema-fc-1Yoe9dQ9g9.jpg Mario Gomez. (Foto: Okezone/Oris Riswan)

BANDUNG – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyesalkan terjadinya kerusuhan penonton saat timnya bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018 malam WIB. Persib sendiri pernah mengalami hal serupa pada musim lalu, ketika berhadapan dengan Bhayangkara FC di Stadion Patriot, Bekasi. Saat itu, Bobotoh –sebutan pendukung Persib– menyerbu ke lapangan karena menilai permainan Persib mengecewakan.

Namun, menurut Umuh, insiden yang terjadi di Bekasi dan Malang jauh berbeda. Sebab, saat di Malang, kerusuhan berdampak lebih besar. Pelatih Persib, Mario Gomez, bahkan sampai menderita luka di bagian kanan kepala. Begitu juga dengan bek kiri Persib, Ardi Idrus, ia juga terkena lemparan di kepala.

"Saya tidak habis pikir ya kenapa sampai terjadi seperti itu. Memang dulu Persib juga pernah mengalami kejadian yang sama (penonton menyerbu ke lapangan), tapi tidak sampai separah kemarin ya," kata Umuh.

BACA JUGA: Manajemen Arema FC Sesalkan Keputusan Wasit yang Pimpin Laga Kontra Persib

Ia sendiri yakin suporter Arema marah kepada timnya sendiri. Hal itu terjadi karena Singo Edan –julukan Arema– menuai hasil negatif dalam perjalanan awal di Liga 1 2018.

Soal pelemparan yang dilakukan penonton, menurutnya itu juga dilakukan secara sporadis. Alhasil, Gomez menjadi salah satu korbannya.

"Waktu pelemparan juga ke siapa saja yang ada, pas kena ke Gomez. Gomez jadi tumbal. Saya juga enggak mengerti sampai sebrutal itu," ungkap Umuh.

(Mario Gomez turut terluka akibat kerusahan yang terjadi di laga Arema vs Persib. Foto: Okezone/Avirista Midaada)

Disinggung apakah akan Persib akan mengambil langkah terkait kerusuhan tersebut, ia mengaku pihaknya belum membuat keputusan. Mereka masih perlu membahas lebih lanjut di tingkatan manajemen.

Namun, ia memberi sinyal akan melakukan protes ke PSSI sebagai efek jera. Sebab, laga berakhir sebelum waktunya. Di sisi lain, Gomez juga menjadi korban, termasuk Ardi Idrus.

"Itu haruslah membuat (protes) supaya nanti tidak terjadi lagi di mana pun. Karena (suporter) Persib tidak pernah berbuat seperti itu," tegas Umuh.

(Kerusuhan di laga Arema FC kontra Persib Bandung. Foto: Okezone/Avirista Midaada)

Di sisi lain, Persib juga dirugikan oleh beberapa keputusan wasit. Salah satu contohnya adalah saat Jonathan Bauman dijatuhkan di kotak penalti. Persib harusnya mendapatkan penalti, namun wasit bergeming.

BACA JUGA: Selain Mario Gomez, 2 Pemain Persib Jadi Korban saat Lawan Arema FC

Sebaliknya, Arema diuntungkan oleh keputusan wasit. Hal yang paling disoroti Umuh adalah gol kedua Arema. Sebab, ada tiga pemain Arema yang terjebak offside sebelum gol tercipta.

"Itu yang jadi 2-2 itu terus terang sudah ditolong sekali Arema, itu murni offside, tiga pemain sudah menonjol di situ (terjebak offside)," sesal Umuh.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini