Selain Mario Gomez, 2 Pemain Persib Jadi Korban saat Lawan Arema FC

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 05:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 16 49 1887493 selain-mario-gomez-2-pemain-persib-jadi-korban-saat-lawan-arema-fc-f6ZSmXNBaP.jpg Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, menjadi salah satu korban dalam kerusuhan yang terjadi di laga vs Arema FC (Foto: Oris Riswan/OKEZONE)

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Mario Gomez menjadi korban dalam kerusuhan penonton di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018 malam WIB. Kepala bagian kanannya, tepatnya di dekat pelipis, berdarah. 

Pria asal Argentina itu pun langsung ditangani tim medis sesaat setelah kejadian. Kondisinya pun sudah membaik dan dirasa tidak terlalu serius.

"Penyebabnya saya kurang tahu. Pas saya lihat, ada luka di bagian kepala bagian kanan," ujar dokter tim Persib Raffi Gani, Senin 16 April 2018.

Ia sendiri tidak tahu persis benda apa yang mengenai kepala Gomez hingga membuatnya terluka. Sebab, saat kejadian berlangsung, situasi di lokasi sangat tidak kondusif.

Ia pun memastikan saat ini Gomez baik-baik saja. Bahkan, Gomez sudah melepas plester yang sempat menutupi lukanya.

Sementara selain Gomez, Ardi Idrus juga menjadi korban kerusuhan. Pemain berposisi bek kiri itu juga terkena lemparan benda. Sama dengan Gomez, tidak diketahui pasti benda apa yang mengenai Ardi.

Akibatnya, bagian di dekat mata Ardi sempat mengalami bengkak setelah kejadian. Tapi, saat ini kondisinya juga sudah membaik.

"Ardi di bagian matanya ada memar sedikit. Sekarang alhamdulillah sudah baik," ungkap Raffi.

Di luar Gomez dan Ardi yang jadi korban kerusuhan, ada Dedi Kusnandar yang jadi korban akibat panasnya pertandingan. Dedi mengalami cedera pada kakinya. Salah satu kakinya bahkan bengkak.

Untuk memastikan cederanya parah atau tidak, ia masih harus melakukan observasi. Ia pun berharap tidak terjadi masalah serius pada kaki pemain berposisi gelandang tersebut.

"Hari ini dia merasa ada pembengkakkan, ada linu, mudah-mudahan saja tidak lama," tandas Raffi.

Sementara disinggung soal Bojan Malisic yang ternyata tidak menggunakan topeng pelindung wajah saat menghadapi Arema, ia memberikan penjelasan. Menurutnya, Bojan sudah merasa hidungnya tidak bermasalah setelah berdarah saat melawan Mitra Kukar beberapa waktu lalu.

Bojan juga merasa nyaman bermain tanpa menggunakan topeng. Sehingga, topeng yang sudah dipersiapkan pun akhirnya tidak dipakai saat bermain melawan Arema.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini