nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Fakta Persib di Awal Liga 1 2018, Nomor 2 Paling Menarik

Oris Riswan, Jurnalis · Senin 16 April 2018 13:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 49 1887191 4-fakta-persib-di-awal-liga-1-2018-nomor-2-paling-menarik-AiHUmfsw3u.jpg Ezechiel juru gedor andalan Persib. (Foto: ANTARA/Novrian Arbi)

BANDUNG - Persib Bandung sudah melakoni empat laga di Liga 1 2018. Teranyar, 'Maung Bandung' dijamu Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018 malam WIB.

Dari empat laga yang dilakoni Persib, ada sejumlah fakta menarik. Berikut ini Okezone sajikan fakta-fakta tersebut.

4. Belum Cicipi Kemenangan Tandang

(Foto: ANTARA/Nova Wahyudi)

Dari empat laga yang dilakoni Persib, dua di antaranya merupakan laga tandang. Laga tandang pertama adalah melawan Sriwijaya FC. Saat itu, Persib yang sempat unggul 1-0, justru kalah telak 1-3 di akhir laga.

Laga tandang kedua 'Maung Bandung' adalah melawan Arema FC. Laga itu berkesudahan 2-2 meski wasit menghentikan pertandingan beberapa menit sebelum waktu habis.

Hal itu terjadi karena terjadi kerusuhan penonton menjelang akhir laga. Penonton merangsek ke lapangan. Laga pun terpaksa diakhiri saat injury time.

Dilihat dari skor laga, hasil 2-2 membuat Persib terpaksa menelan kenyataan tidak pernah menang dalam laga tandang musim ini. Di sisi lain, hasil imbang itu jadi yang kedua dialami Persib. Hasil imbang pertama adalah saat Persib menjamu PS TIRA pada laga perdana Liga 1 di Bandung.

3. Suburnya Ezechiel Ndouassel

(Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Sempat mandul mencetak gol dalam beberapa laga jelang akhir musim lalu, Ezechiel seolah kembali menemukan ketajamannya. Dari empat laga yang dilakoni, ia sudah mengoleksi empat gol.

Empat gol itu dicetak ke gawang PS TIRA dan Sriwijaya FC masing-masing satu gol. Dua gol sisanya dicetak sekaligus ke gawang Arema FC.

2. Pemain Muda Singkirkan Senior

(Foto: ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

Dua laga awal Persib, yaitu melawan PS TIRA dan Sriwijaya FC, menjadi sorotan. Sebab, dalam dua laga itu Persib memainkan mayoritas pemain berusia sepuh.

Hasilnya, dua laga itu berakhir mengecewakan bagi Persib. Bermain melawan PS TIRA di Bandung, Persib hanya bisa menuai hasil 1-1. Sedangkan di laga berikutnya, Persib kalah 1-3 di kandang Sriwijaya FC.

Perubahan terjadi dalam laga ketiga dan keempat yang dilalui Persib. Dipimpin langsung Mario Gomez yang sudah kembali dari Argentina, Persib berubah dari sisi komposisi pemain. Dalam laga melawan Mitra Kukar di Bandung dan Arema di Malang, pemain muda mayoritas menjadi starting line up. Dalam dua laga itu, kiper M Natshir dipermanenkan.

Di lini belakang, M Sabillah merebut posisi Wildansyah. Ardi Idrus juga menyingkirkan Tony Sucipto yang sejak awal kedatangannya ke Persib tidak tergantikan.

Ada juga nama Indra Mustafa yang sempat menggantikan Bojan Malisic yang cedera saat pertandingan melawan Mitra Kukar. Penampilannya pun cukup impresif dan menuai banyak pujian.

Di lini tengah, Ghozali Siregar mulai mendapatkan tempatnya. Sempat absennya Febri Hariyadi membuat ia dipercaya mengisi sektor sayap. Kini, absennya Supardi karena sanksi larangan bertanding juga membuatnya tetap mengisi starting line up saat melawan Arema.

Sementara Febri Hariyadi tetap menjadi tumpuan di antara pemain muda yang ada. Ia hanya absen saat sakit. Hal sama juga berlaku untuk Henhen Herdiana. Dalam empat laga beruntun, Henhen dipatenkan mengisi posisi bek kanan.

Dengan dipercayanya para pemain muda, praktis nama-nama senior kini mulai tenggelam. Atep sudah tergusur dari posisi utama, Hariono hanya menjadi pemain pengganti, Airlangga Sutjipto jadi penghangat bangku cadangan, bahkan Wildansyah dan I Made Wirawan diparkir dalam dua laga terakhir.

1. Duet Maut Anyar Persib

(Foto: ANTARA/Novrian Arbi)

Ezechiel Ndouassel dan Jonathan Bauman kini sudah memperlihatkan kapasitasnya. Mereka kini menjadi duet maut yang dimiliki Persib.

'King Eze' sudah mengoleksi empat gol, sedangkan Bauman mengoleksi satu gol. Tapi, kontribusi Bauman cukup moncer meski baru tiga kali bermain untuk Persib. Ia sudah menyumbangkan dua assist yang dikonversi Ezechiel menjadi gol.

Sejauh ini, keduanya cukup saling melengkapi. Ezechiel lebih banyak bergerak menyisir dari pinggir lapangan hingga ke kotak penalti, sedangkan Bauman rajin membuka ruang. Bauman juga cukup aktif merangsek ke kotak penalti.

1 / 4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini