Ini Penyebab Persib Gagal Pertahankan Kemenangan di Kandang Arema

Oris Riswan, Jurnalis · Senin 16 April 2018 05:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 49 1887039 ini-penyebab-persib-gagal-pertahankan-kemenangan-di-kandang-arema-W0Vo5f9ko9.jpg Persib Bandung (Foto:Okezone/Oris Riswan)

BANDUNG - Persib Bandung gagal meraih kemenangan di kandang Arema FC pada Minggu (15/4/2018) malam. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, skor akhir pertandingan adalah 2-2.

Laga sendiri disudahi saat injury time. Meski masih menyisakan waktu beberapa menit, laga terpaksa diakhiri karena terjadi kericuhan. Penonton merangsek ke lapangan.

Laga sendiri berlangsung menarik. Kedua tim saling berbalas gol. Di babak pertama, tepatnya pada menit 18, Arema unggul lebih dulu melalui Thiago Furtuoso setelah sukses mengecoh kiper M Natshir.

Semenit berselang, Ezechiel Ndouassel menyamakan skor menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan dari Dedi Kusnandar.

Ezechiel pun sempat membawa Persib unggul 2-1 pada menit 77 setelah mencetak gol memanfaatkan umpan dari Jonathan Bauman. Tapi, Balsa Bozovic menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit.

Bola hasil sepakannya di kotak penalti membentur Bojan Malisic. Bola berbelok arah dan tak mampu dijangkau kiper M Natshir. Skor itu bertahan hingga laga berakhir.

Dalam laga itu, Persib memainkan mayoritas pemain muda. Di posisi kiper ada M Natshir. Di lini belakang, tercatat ada tiga pemain muda yaitu Henhen Herdiana, M Sabillah, dan Ardi Idrus.

Di lini tengah, ada nama Febri Hariyadi, Ghozali Siregar, serta Dedi Kusnandar yang tergolong masih muda. Sisanya, Persib memainkan pemain senior, termasuk Hariono yang masuk sebagai pemain pengganti.

Pelatih Mario Gomez mengatakan seharusnya Persib bisa memenangkan laga dengan skor 3-1. Selain dua gol yang dicetak Ezechiel, Persib harusnya mendapat tendangan penalti saat Jonathan Bauman dijatuhkan di kotak penalti.

"Saya kira kita (harusnya) mendapatkan penalti saat Jonathan dijatuhkan. Mungkin kita bisa menang 3-1. Tapi hasil akhirnya adalah imbang," ujar Gomez.

Ia memandang faktor pengalaman jadi penyebabnya. Persib yang didominasi pemain muda kalah pengalaman dibanding Arema.

Baca Juga:

(Ratusan Korban Luka Insiden Persib vs Arema Dilarikan Ke-7 Rumah Sakit)

Itu terlihat dari gol penyama kedudukan Arema. Itu akibat kurangnya pengalaman pemain Persib dalam laga ketat dan penuh gengsi seperti itu.

"Kita butuh pengalaman lebih. Sebab, gol terakhir Arema itu berawal dari kurangnya pengalaman dari beberapa pemain kita," jelas Gomez.

Meski begitu, ia tidak menyalahkan salah seorang pemainnya atas kegagalan mempertahankan kemenangan tersebut. Sebab, Persib bermain sebagai sebuah tim. Sehingga, tidak perlu ada yang disalahkan secara personal.

"Semua pemain bermain di sini. Ini karena kurangnya pengalaman. Kita harusnya bisa bertahan (mempertahankan kemenangan)," pungkas Gomez.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini