nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penurunan Performa Jadi Penyebab SFC Berbagi Angka dengan Persipura

Mewan Haqulana , Jurnalis · Minggu 15 April 2018 15:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 15 49 1886898 penurunan-performa-jadi-penyebab-sfc-berbagi-angka-dengan-persipura-tEICsA5WIF.jpg Sriwijaya FC (Foto: Mewan Haqulana/Okezone)

PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC) harus berbesar hati untuk berbagi poin dengan tim tamu Persipura Jayapura (2-2) pada pekan keempat Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu 14 April 2018 sore WIB.

Asisiten Pelatih Sriwijaya FC, Rasiman, mengungkapkan kegagalan anak asuhnya itu meraih poin penuh di kandang karena adanya penurunan performa di babak kedua. Sehingga hal tersebut membuat Alberto Goncalves dan kawan-kawan cukup kesulitan untuk mengembalikan kepercayaan diri pasca-kecolongan gol dari Persipura.

"Performa kami sebenarnya sudah baik sekali pada babak pertama. Tapi harus kami akui, skill pemain muda Papua cukup membuat kami kerepotan. Sehingga mereka mampu melakukan counter attack cepat yang berujung menjadi gol di babak kedua," ujarnya usai pertandingan.

Rasiman pun mengakui faktor cuaca menjadi keuntungan tersendiri bagi anak asuhan Peter Betler, mengingat fisik pemain Papua yang mampu beradaptasi dengan cuaca panas. Lain halnya dengan pemain asing SFC seperti Manuchekr Jalilov yang belum terbiasa dengan cuaca panas di Indonesia.

"Kami tidak bisa memprediksi hasil apapun dalam sebuah pertandingan dalam sepakbola. Disaat ada pemain kita yang sulit beradaptasi dengan cuaca, ternyata hal mampu dimanfaatkan oleh anak anak Papua yabg notabennya telah terbiasa lada cuaca yang seperti ini ," ucapnya.

Sementara itu, pelatih Persipura Jayapura, Peter Butler mengaku puas dengan hasil yang di dapat anak asuhnya.  Apalagi ia akui perlawanan SFC sempat membuat timnya sulit berkembang.

"Babak pertama saya akui kami kurang bermain pressing, kami selalu ditekan oleh SFC, tapi di babak kedua kami bermain lebih baik karena sebelumnya, saya selalu kuatkan mental dan beri motivasi, hasilnya di babak kedua mereka mampu main lebih berkembang lagi," ucapnya.

Di babak pertama pertandingan Sriwijaya FC telah memperlihatkan kegarangannya di lapangan, tatkala SFC menebar serangan pertamanya melalui tendangan Abimanyu yang masih melambung di atas mistar gawang.

Gempuran laskar wong kito terhadap gawang Persipura Jayapura tak sampai disitu, di menit ke 11 giliran Manuchekr Dzhalilov yang ternyata mampu membuahkan gol di gawang yang di jaga Dede Selaiman.

Alih alih mengejer ketertinggalan, Persipura harus kembali mengalami kebobolan di menit ke 36 berkat umpan dari Syahrian Abimanyu dan di manfaatkan oleh Alberto Goncalves yang berbuah gol.

Gol dari Beto ini menjadi penutup babak pertama, Sriwijaya FC unggul dengan skor 2-0. Usai turun minum, Sriwijaya FC tidak merubah ketajamannya dan tetap tampil menyerang di hadapan Persipura.

Terbukti ancaman serius diberikan Sriwijaya FC pada menit ke-52, tatkala tendangan Beto dan Makan Konate nyaris berbuah gol, namun ketanggapan Dede Sulaiman mampu menghalau bola, Hingga gagal berbuah gol.

Persipura yang bebapa kali mengalami tekanan oleh SFC kini berbalik melakukan perlawanan, kerja keras Persipura akhirnya bernuah manis di menit 62, Marcel Sacramento menjadi aktor pertama yang menjebol gawang Teja Paku Alam.

Selang 6 menit kemudian, Marcel Sacramento lagi lagi membuat Teja harus memungut bola untuk kedua kalinya, skor imbang kini menghiasi papan skor.

Sriwijaya FC terus mencari celah menambah satu poin di menit menit trakhir namun asa itu terhenti ketika wasit meniupkan peluit panjang.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini