nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Zidane: Banyak Orang yang Iri terhadap Keberhasilan Real Madrid!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 15 April 2018 03:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 15 46 1886786 zidane-banyak-orang-yang-iri-terhadap-keberhasilan-real-madrid-zWAjr0dDPZ.jpg Zinedine Zidane (Foto:AFP)

MADRID – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku banyak pihak yang iri akan kesuksesan timnya. Pasalnya banyak orang yang berpikir bahwa kesuksesan Real Madrid bisa mencapai semifinal Liga Champions musim 2017-2018 hanya karena keberuntungan semata.

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, sukses menyegel kemenangan dengan agregat 4-3 saat berhadapan dengan Juventus. Mereka sukses unggul dengan skor 3-0 pada leg kedua di Santiago Bernabeu.

Keputusan wasit yang menghukum Medhi Benatia karena menjatuhkan Lucas Vazquez telah menyebabkan perdebatan yang signifikan. Bahkan banyak media Spanyol yang memuji keputusan wasit Michael Oliver karena menentang pendapat bahwa Vazquez terlalu mudah jatuh ke tanah.

Kiper Juventus, Gianluigi Buffon juga diusir keluar dari lapangan karena protesnya terhadap keputusan Oliver dan sangat marah dengan penampilan timnya setelah pertandingan. Alhasil banyak sekali pro kontra yang berembus di para penggemar mengenai laga Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid dengan Juventus tersebut.

Meski demikian, pelatih berkepala pelontos tersebut menilai pembicaraan miring mengenai Real Madrid tersebut hanya dibuat oleh orang-orang yang anti dengan timnya. Ia juga mengaku sedikit marah dengan kabar yang beredar usai pertandingan.

“Itu semua dibuat oleh orang-orang anti Madrid, kami tidak bisa mengubah hal itu. Kami hanya bisa terus melakukan apa yang kami lakukan dan terus melakukan pekerjaan kami. Tidak adak yang bisa mengubah sejarah klub ini. Tidak peduli apa yang ditulis atau dikatakan, itu adalah klub terbaik di dunia. Ketika Anda adalah yang terbaik, hal itu menciptakan kecemburuan,” tegas Zidane, sebagaimana dilansir dari Soccerway, Minggu (15/4/2018).

Baca Juga:

(Barcelona Benamkan Perjuangan Valencia 2-1 di Camp Nou)

“Setiap orang dapat memutuskan apa yang mereka inginkan, jika itu penalti atau tidak. Saya menjadi marah ketika mereka mengatakan itu adalah perampokan. Saya tentunya akan membela pemain saya sendiri karena kami pantas untuk mendapatkannya,” lanjutnya.

“Ini normal bagi orang untuk berbicara. Saya tidak mengerti ketika mereka mengatakan itu adalah perampokan. Juve memainkan pertandingan yang hebat tapi kami layak untuk maju. Kami berada di semifinal. Tiga hari berbicara tentang hal yang sama menurut saya sudah terlalu banyak,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini