nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guardiola Harapkan Penampilan Sempurna saat Jamu Liverpool

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 04:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 10 261 1884386 guardiola-harapkan-penampilan-sempurna-saat-jamu-liverpool-yzitsY2Sht.jpg Manajer Manchester City, Josep Guardiola (Foto: AFP)

MANCHESTER – Tekad kuat dimiliki oleh segenap tim Manchester City jelang dilangsungkannya laga leg kedua babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018 melawan Liverpool di Etihad Stadium. Pada laga yang akan dihelat Rabu 11 April 2018 dini hari WIB itu, Pelatih Man City, Josep Guardiola, pun mengharapkan penampilan yang sempurna dari anak-anak asuhnya.

Maklum saja, pasalnya tim berjuluk The Citizens itu harus mengejar ketertinggalan tiga gol dari Liverpool di leg pertama tengah pekan lalu. Guardiola tidak memungkiri bahwa bukan hal mudah untuk mewujudkan targetnya tersebut. Namun begitu, mantan pelatih Barcelona itu juga tidak memungkiri kalau segala hal masih bisa terjadi.

(Baca juga: Kalah dari Man United, Fokus Man City Kembali ke Liverpool)

Maka dari itu, untuk bisa membalikkan keadaan pada leg kedua nanti, Guardiola mengharapkan permainan yang sempurna dari Kevin De Bruyne dan kawan-kawan. Guardiola mencatat bahwa sejauh ini masih terdapat banyak sekali kekurangan dari skuadnya. Baik itu soal penyelesaian akhir yang kurang klinis serta lemahnya pertahanan Man City saat menghadapi serangan balik cepat.

“Untuk bisa lolos, Anda harus membuat permainan yang sempurna; menciptakan peluang, menjadi klinis, dan berikan beberapa peluang. Seluruh kondisinya harus sempurna. Tujuannya sulit, tapi kami memiliki 90 menit dan dalam sepakbola segalanya bisa terjadi,” ujar Guardiola, seperti dilansir City A.M, Selasa (10/4/2018).

Kepercayaan diri tinggi yang dimiliki Guardiola untuk membalikkan keadaan tentunya tak lepas dari sejarah yang selama ini tercatat di sepakbola. Misalnya saja pada musim lalu, kala Barcelona melakukan comeback yang luar biasa di leg kedua saat behadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG). Setelah kalah 0-4 di leg pertama, El Barca pun balas menggilas PSG 6-1 pada leg kedua.

Comeback luar biasa dalam sepakbola tidak hanya terjadi musim lalu saja. Pada musim 2003-2004, Deportivo La Coruna pun melakukan comeback saat berjumpa AC Milan. Setelah tumbang 1-4 di San Siro, Deportivo yang kala itu dimotori Juan Carlos Valeron, sukses membalikkan keadaan pada leg kedua dengan skor 4-0.

“Apa yang akan kami lakukan adalah mencoba. Kami harus mencetak gol pertama, lalu membuat yang kedua. Skenario yang sempurna akan membuat lolos. Pada akhirnya, kami tidak bisa lupa bahwa ini merupakan pertandingan yang sederhana dan fokus pada setiap menit,” tandas pelatih 47 tahun itu.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini