5 Transfer Terburuk Liga Inggris Musim Ini, Nomor 1 Gelandang Chelsea

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 09 April 2018 11:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 09 45 1884018 5-transfer-terburuk-liga-inggris-musim-ini-nomor-1-gelandang-chelsea-YzN1732dCW.jpg Sanches (kiri) saat beradu bola dengan Fabregas. (Foto: AFP/Ian Kington)

BURSA transfer selalu dijadikan momentum bagi setiap klub untuk memperbaiki kualitas tim. Harapannya dengan mendatangkan pemain anyar, kualitas serta prestasi klub itu dapat terkerek. Akan tetapi, tidak semuanya pemain yang didatangkan memberikan kontribusi maksimal.

Klub-klub Liga Inggris yang dikenal royal dalam mengeluarkan uang pun, kerap kali salah membeli pemain. Mereka mendatangkan pemain yang nyatanya tidak tepat sasaran. Terkhusus di musim ini, ada beberapa pemain yang awalnya diprediksi dapat tampil brilian, namun justru mentas di bawah standar. Siapa saja mereka?

Berikut 5 transfer terburuk Liga Inggris musim ini, mengutip dari Sportskeeda:

5. Victor Lindelof (Manchester United)

(Foto: REUTERS/Andrew Yates)

Lindelof didatangkan Man United dari Benfica pada bursa transfer musim panas 2017 seharga 31,5 juta pounds atau sekira Rp611 miliar. Catatan mentereng bersama Benfica dan Tim Nasional (Timnas) Swedia, membuat Lindelof diprediksi bersinar bersama Man United.

Akan tetapi, Lindelof justru kerap membuat blunder saat dipercaya tampil. Bahkan di laga debutnya sebagai starter bareng Man United di Liga Inggris, Lindelof membuat dua blunder yang membuat Man United takluk 1-2 dari Huddersfield Town. Kekalahan itu merupakan yang pertama dialami Man United di Liga Inggris 2017-2018.

4. Davy Klaassen (Everton)

(Foto: AFP/Paul Ellis)

Klaassen didatangkan Everton dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim panas 2017 seharga 24,3 juta pounds atau sekira Rp471 miliar. Awalnya, gelandang berpaspor Belanda itu diprediksi akan menjadi pemain reguler Everton. Hal itu karena pada musim 2016-2017, Klaassen merupakan sumber inspirasi Ajax saat menembus final Liga Eropa.

Akan tetapi bersama Everton, Klaassen gagal berkembang. Gelandang berusia 25 tahun itu kalah bersaing dengan pemain anyar lainnya, Glyfi Sigurdsson. Alhasil di Liga Inggris 2017-2018, Klaassen baru tampil di lima pertandingan.

3. Jairo Riedewald (Crystal Palace)

(Foto: AFP/Glyn Kirk)

Riedewald didatangkan Crystal Palace dari Ajax pada bursa transfer musim panas 2017. Ia dibawa eks pelatihnya di Ajax, Frank De Boer, yang di awal musim ini menangani The Eagles –julukan Palace. Akan tetapi karena masa kerja De Boer bersama Palace hanya seumur jagung, potensi Riedewald bersama Palace pun kurang terlihat.

Di Liga Inggris musim ini, ia baru tampil 11 kali. Bahkan tujuh di antaranya, dilalui pemain belakang itu dari bangku cadangan. Statistik Riedewald pun buruk, yakni hanya mencatatkan rata-rata dua aksi bertahan di setiap pertandingan.

2. Renato Sanches (Swansea)

(Foto: AFP/Adrian Dennis)

Sanches meraih predikat golden boy atau pemain muda terbaik pada 2016. Keberhasilan membawa Timnas Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, jadi salah satu alasan Sanches meraih predikat tersebut. Alhasil pada bursa transfer musim panas 2016, ia diboyong Bayern Munich dari Benfica.

Akan tetapi bersama Bayern, Sanches gagal total. Ia pun dipinjamkan Bayern ke Swansea City di Liga Inggris 2017-2018. Awalnya, kualitas gelandang berambut panjang itu diprediksi akan tersaji bersama The Swansea –julukan Swans. Ternyata, harapan tidak sesuai kenyataan, Sanchez belum mencetak gol maupun assist dari 12 penampilan bersama Swansea musim ini.

1. Tiemoue Bakayoko (Chelsea)

(Foto: AFP/Glyn Kirk)

Bakayoko digaet Chelsea dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas 2017 seharga 36 juta pounds (Rp698 miliar). Gelandang berpaspor Prancis itu disiapkan Chelsea untuk menggantikan posisi Nemanja Matic yang hengkang ke Manchester United.

Akan tetapi, Bakayoko gagal menunjukkan kepantasan dirinya dibayar mahal. Dari 25 penampilan di Liga Inggris 2017-2018, ia tak mampu membentuk duet tangguh di lini sentral, baik itu bersama N’Golo Kante maupun Cesc Fabregas. Dalam periode itu dari 25 laga, Bakayoko pun hanya mencetak dua gol dan dua assist.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini