nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Messi Ingin Neymar Kembali Berseragam Barcelona

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 20:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 51 1872753 messi-ingin-neymar-kembali-berseragam-barcelona-NHCvH4vkGk.jpg Neymar absen hingga akhir musim karena cedera. (Foto: REUTERS/Charles Platiau)

BARCELONA – Setelah Ivan Rakitic dan Philippe Coutinho, kali ini giliran Lionel Messi yang mengharapkan Neymar Jr dapat kembali berseragam Barcelona. Seperti diberitakan Football Espana, Rabu (14/3/2018), La Pulga –julukan Messi– berharap bisa kembali berkolaborasi dengan Neymar di Barcelona.

Neymar meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2017. Saat itu Les Parisiens –julukan PSG– mengeluarkan 222 juta euro atau sekira Rp3,7 triliun untuk mendaratkan Neymar ke Stade Parc des Princes yang merupakan markas PSG. Hal itu pun membuat Neymar berstatus sebagai pemain termahal dunia.

 BACA JUGA: Coutinho Ingin Neymar Kembali ke Barcelona

Sebenarnya bersama PSG, Neymar tampil brilian. Dari 30 penampilan, kapten Tim Nasional (Timnas) Brasil itu mengemas 29 gol dan 19 assist. Akan tetapi, nasib nahas mulai menerpa Neymar pada medio Februari 2018.

Setelah PSG dikalahkan Real Madrid 1-3 di leg I 16 besar Liga Champions pada pertengahan Februari, Neymar mengalami cedera di pengujung bulan kedua kalender masehi tersebut. Saat PSG mengalahkan Marseille 3-0, Neymar mengalami cedera metatarsal. Cedera itu membuat pesepakbola berusia 26 tahun itu absen dari ingar-bingar sepakbola selama tiga bulan.

Hal itu berarti, Neymar tak bisa merumput hingga akhir musim. Semakin parah setelah mengetahui kiprah PSG di Liga Champions terhenti di 16 besar, usai dikalahkan Madrid dengan agregat 2-5.

Namun, agak sulit melihat Neymar kembali membela Barcelona. Sebab, Neymar diketahui memiliki hubungan buruk dengan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu. Peluang Neymar meninggalkan PSG sebenarnya cukup besar. Jika PSG melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan UEFA, Neymar kemungkinan besar akan dilego.

BACA JUGA: Neymar Dapat Bujuk Rayu agar Bertahan di PSG

PSG memang terancam terkena aturan FFP dari UEFA. Sebab PSG begitu jorjoran di pasar transfer. Di saat yang bersamaan, mereka tidak menjual pemain-pemain mereka dengan harga fantastis. Karena itu, neraca keuangan PSG disinyalir tidak seimbang, antara pemasukan dengan pengeluaran.

Apalagi pada bursa transfer musim panas 2018, PSG akan memermanenkan status Kylian Mbappe dari AS Monaco. Untuk memermanenkan status pesepakbola berusia 19 tahun itu, PSG akan mengeluarkan 180 juta euro atau sekira Rp3 triliun.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini