nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Kabar Stadion Patriot Bekasi Setelah Lama Tak Gelar Pertandingan

Djamhari, Jurnalis · Minggu 11 Maret 2018 09:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 11 51 1870918 begini-kabar-stadion-patriot-bekasi-setelah-lama-tak-gelar-pertandingan-AFoRjCCek3.jpg Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi (Foto: Antara)

BEKASI - Sejak berakhirnya kompetisi Liga 1 2017, nama Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi nampak sudah tidak terdengar dan terpakai lagi untuk melangsungkan sebuah pertandingan sepakbola mana pun.

Bahkan, semenjak Stadion GBK selesai direnovasi, stadion kebanggaan warga Bekasi yang sempat menjadi alternatif PSSI untuk melangsungkan laga persahabatan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu kini tak terlihat lagi digunakan untuk melangsungkan pertandingan sepakbola.

(Baca juga: Timnas Indonesia Akan Jalani Laga Uji Coba Hadapi Singapura)

Terkait kondisi stadion yang dibangun sejak tahun 2011-2016 dengan biaya mencapai Rp794 miliar dari APBD Kota Bekasi dan bantuan Provinsi Jawa Barat itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Bekasi, Tedi Hafni Tresnadi, mengaku kalau pertandingan tak lagi dihelat di Stadion Patriot.

Menurutnya, usai kompetisi Liga 1 selesai beberapa waktu lalu, di mana Stadion Patriot Chandrabaga itu dijadikan homebase bagi tim Persija Jakarta dan Bhayangkara FC memang sengaja dihentikan penggunaannya untuk melangsungkan pertandingan sepakbola guna keperluan perbaikan alias renovasi.

"Penggunaan stadion sementara ini memang sengaja dihentikan karena, sedang dalam proses renovasi peningkatan spesifikasi stadion guna dijadikan venue pertandingan sepak bola Asian Games 2018, pada Agustus nanti," kata Tedi, Minggu (11/3/2018).

Ada pun proses renovasi peningkatan stadion yang direncanakan selesai Juni 2018. Hal tersebut tentunya berdasarkan rekomendasi AFC, International Olympic Committee (IOC/Komite Olimpiade Internasional), Federation of International Football Association (FIFA), dan beberapa pihak lain.

"Untuk semua biaya renovasi peningkatan stadion ini, seluruhnya ditanggung pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dan jumlahnya kami tidak tahu sebab kami hanya menerima laporan perbaikannya saja," jelas Tedi.

Sementara itu mengacu pada Surat Perintah Kerja (SPK), diakui Tedi pelaksanaan pekerjaan yang diprediksi selesai pada Juni 2018. Pihaknya tidak bisa memastikan apakah stadion ini bisa digunakan atau disewa dari rentang waktu dua bulan setelah selesai renovasi, sebelum jadwal pagelaran Asian Games 2018 pada bulan Agustus.

Dia menyerahkan kewenangan itu sepenuhnya ke pihak panitia, sebab rehabilitasi stadion dilakukan oleh pemerintah pusat.

"Kita juga harus menghargai pusat, karena mereka yang memperbaiki stadion. Bila penyewaan ditutup, yah akan kami lakukan," tandas Tedi.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini