Image

RD Akui Sriwijaya FC Buang Banyak Peluang di Laga Kontra Bali United

Mewan Haqulana , Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 22:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 15 49 1860174 rd-akui-sriwijaya-fc-buang-banyak-peluang-di-laga-kontra-bali-united-kXqnNkTqIG.jpg Konate gagal bawa Sriwijaya raih kemenangan. (Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana)

PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC) gagal membawa tiket ke final Piala Presiden 2018. Gol tunggal dari Demerson Costa di menit ke-80 membuat Bali United membungkam SFC pada leg II semifinal yang dihelat di Stadion I Wayan Dipta Bali, Rabu 14 Februari 2018.

Pelatih SFC Rahmad Darmawan menyatakan ada banyak peluang yang didapat anak asuhnya itu, tapi gagal di manfaatkan. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi skuadnya yang beberapa kali menekan tuan rumah sejak menit pertama.

"Saya akui kami banyak menyia-nyiakan untuk menciptakan gol, sehingga dengan peluang bola mati mereka berhasil memanfaatkannya. Akhirnya kami kecolongan, namun tak apa setidaknya anak-anak sudah berjuang sejak awal dengan tampil menekan," ucap RD -sapaan akrab Rahmad.

Atas kekalahan itu pelatih asal Metro Lampung tersebut mengaku akan menjadikan kegagalan ini sebagai bahan intropeksi dirinya menghadapi Liga 1 2018.

BACA JUGA: Kemenangan Bali United atas Sriwijaya FC Ditentukan Hal Kecil

"Saya ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah menunjukan destriminasi, dengan ini saya akan intropeksi diri di laga selanjutnya, tetapi saya juga minta intropeksi khususnya kepada perangkat pertandingan," lanjut RD.

Pada babak pertama laga tersebut, Sriwijaya FC dan Bali United melakukan adu kekuatan di laga krusial ini. Jual-beli serangan dilakukan oleh kedua tim itu agar membuahkan hasil positif.

Namun, serangan demi serangan yang dilakukan oleh kedua tim ini, tak jua menciptakan peluang. Sriwijaya FC sebagai tim tamu yang begitu agresif dalam menyerang, tampak begitu merepotkan bagi Bali united.

Mendekati akhir babak pertama, pemain SFC Marcho Sandy Maraudje mencoba untuk mengambil celah di gawang Wawan Hendrawan. Namun dengan kesigapan Wawan, serangan tersebut dengan mudah dihentikan oleh kiper Bali United itu.

Hingga akhir babak pertama, kedua tim belum mampu menciptakan gol. Skor kacamata masih menghiasi papan skor. Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mulai inisiatif melakukan serangan masif ke pertahanan Bali United. Namun, lagi lagi Alberto Goncalves dan kawan-kawan masih mengalami kebuntuan untuk mencetak skor.

Pergantian pemain pun dilakukan Sriwijaya FC dengan memasukkan Esteban Viscarra untuk menambah daya dobrak. Namun, di menit ke-80 Demerson Costa membuat suporter Bali United bersorak gembira. Hal itu karena Demerson Costa mampu memanfaatkan tendangan sudut Fadil Sausu untuk merobek gawang SFC kawalan Teja Paku Alam.

Tak ingin berlama-lama tertinggal, akhirnya Rahmad Darmawan berinisiatif menarik Alberto Goncalves dan menjadikan sang kapten Hamka Hamzah menjadi Striker. Harapannya dengan ini SFC bisa menyamakan kedudukan. Namun Sayangnya, hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan tidak ada gol yang tercipta dari SFC.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini