Image

Kemenangan Jadi Target Sriwijaya FC saat Jamu Bali United

Mewan Haqulana , Jurnalis · Minggu 11 Februari 2018 10:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 11 49 1857857 kemenangan-jadi-target-sriwijaya-fc-saat-jamu-bali-united-YPWZg8C2bF.jpg Hamka dan RD. (Foto: Istimewa)

PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC) punya tekad kuat mengamankan tiga poin pada leg I semifinal Piala Presiden 2018 melawan Bali United, Minggu (11/2/2018) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Hal ini diutarakan langsung oleh pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.

Eks Pelatih T-Team itu mengaku sangat penting untuk mendapatkan tiga poin dari Bali United. Sebab hal tersebut mampu menjadi modal saat gantian bertandang ke markas Bali United pada Rabu 14 Februari 2018.

"Sangat penting bagi kami untuk mengambil tiga poin karena itu bisa menyiapkan tabungan kita di putaran pertama ini," ujar RD.

Untuk mewujudkan asa itu, pelatih asal Metro Lampung ini punya cara tersendiri bagaimana meredam keagresifan Irfan Bachdim dan kawan-kawan di lapangan. Bahkan ia memfokuskan anak asuhannya itu untuk tetap menjaga keseimbangan dalam bermain.

BACA JUGA: Panitia Berencana Menaikkan Harga Tiket Semifinal Piala Presiden 2018

"Ya kita membuat simulasi permainan lebih mengedepankan menjaga keseimbangan fokus saya menjaga keseimbangan, dan itu menjadi tujuan utama kita," ucapnya

Ditanya mengenai kekuatan Bali United, pelatih yang pernah menyumbangkan double winner bagi SFC pada 2007-2008 lalu itu menilai anak asuhan Widodo C. Putro ini bukanlah tim yang mudah ditaklukan. Apalagi Bali United merupakan runner-up Liga 1 2017.

"Soal Bali United saya akui mereka adalah salah satu tim terbaik di indonesia, dilihat dalam pencapaiam di musim lalu. Tahun ini mereka tidak banyak melakukan perombakan pemain, solidaritasnya sangat baku saya akui sulit untuk mengalahkan mereka, dan ini kita akan usahakan yang tidak mungkin menjadi mungkin," ucapnya

Hal yang sama disampaikan oleh Hans Peter Schaller yang menukangi tim Bali United di Piala Presiden. Hans memiliki motivasi yang sama, yakni mengincar poin untuk menjadi modal timnya saat tampil di leg II.

“Ini situasi yang mengharuskan kami bekerja ekstra. Saya akan berkomunikasi dulu dengan WCP karena setelah di Palembang kami juga masih punya dua laga penting lainnya di Bali yang harus kami pikirkan. Namun, saya pikir kami punya tim yang kuat dan bisa mengambil poin nantinya,” tutup mantan asisten Alfred Rield di Timnas Indonesia itu.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini