Image

Manajemen Siapkan Solusi Jitu Mengantisipasi Aksi Nakal Suporter

Mewan Haqulana , Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 04:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 10 49 1857484 manajemen-siapkan-solusi-jitu-mengantisipasi-aksi-nakal-suporter-cMyoXEXDfu.jpg Air Minum Sriwijaya FC (Foto: Okezone/Mewan Haqulana)

PALEMBANG - Maraknya aksi lempar botol antara Penonton di Tribun, membuat manajemen mencari solusi tepat untuk mengatasi hal tersebut, Alhasil, manajemen menerapkan solusi Pouch SFC, yakni menyediakan air kemasan berlogo klub kesayangan.

Hal ini dipercaya untuk mengantisipasi kelakuan "Nakal" para suporter di partai semifinal antara Bali United dan Sriwijaya FC.

"Kita sering mendapatkan tegoran dan denda karena aksi lempar botol di lapangan. Manajemen bersama panpel akhirnya menemukan solusi air kemasan yang nyaman untuk dibawah saat menyaksikan pertandingan,"kata Sekertaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid

Air kemasan itu bernama Pouch SFC berisi air meneral 600 ml sama dengan berat volume air meneral botol kemasan. Pouch SFC di jual seharga Rp 5000 di setiap sudut tribun stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

"Kita jual harganya juga sama seperti harga 1 botol air mineral. Sebenarnya kita hanya mencarikan solusi agar aksi lempar botol mineral tidak terjadi lagi. Karena kita melarang botol masuk ke dalam stadion atau tribun saat menonton,"ucapnya.

Diakui Faisal ini adalah terobosan perdana SFC di Piala Presiden 2018. Apabila efektif hal itu akan diterapkan saat kompetisi Liga 1 nanti.

Baca Juga:

(PSMS Tak Masalah dengan Status Underdog Kontra Persija)

"Air kemasan pouch sebenarnya sudah diterapkan di GBK. Nah kita mencoba makanya kita coba apabila efektif Liga 1 akan kami terapkan,"lanjutnya

Sementara itu adanya solusi itu dituturkan Faisal pihaknya tidak bisa melarang pedagang kaki lima berjual air mineral. Tapi dengan Pouch SFC yang di desain secara menarik penonton rela tidak akan membawa botol air mineral kedalam stadion.

"Biasanya kita sudah siapkan plastik apabila ada botol air nya kita pindahkan kesana. Tapi masih saja ada botol yang bisa masuk. Mungkin karena pakai kantong plastik tidak nyaman penonton menyimpannya,"tuturnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini