Pochettino Mengaku Tertekan Hadapi Arsenal

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 12:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 10 45 1857575 pochettino-mengaku-tertekan-hadapi-arsenal-MAAtBWeenY.jpg Mauricio Pochettino. (Foto: AFP)

LONDON – Bos Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengaku tertekan jelang hadapi Arsenal di laga lanjutan Liga Inggris 2017-2018 pada Sabtu (10/2/2018) malam WIB. Tekanan ini dirasakan Pochettino karena akan melakoni laga di Stadion Wembley.

Tottenham memang memiliki rekor yang buruk saat melakoni laga di stadion kebanggaan Inggris itu. Mereka kerap tak dapat meraih kemenangan ketika menjalani pertandingan di Stadion Wembley. Dengan kondisi ini, Tottenham pun dianggap mengalami kutukan di stadion tersebut.

Tim berjuluk The Lilywhites itu terpaksa bermain di Stadion Wembley karena adanya perbaikan di markas mereka, yakni White Hart Lane Stadium. Karena itu, Stadion Wembley pun akan menjadi markas mereka pada musim ini. Dengan kondisi tersebut, Pochettino khawatir tidak dapat meraih hasil yang maksimal kala menghadapi Arsenal akibat kutukan yang ada.

BACA JUGA: Pemain Tottenham Khawatir Tak Dapat Halau Serangan Aubameyang

Diakui Pochettino, kekhawatiran sebenarnya tidak hanya dirasakan saat berjumpa Arsenal. Dirinya juga cemas tidak dapat meraih kemenangan saat menghadapi tim-tim lain di laga selanjutnya yang berlangsung di Stadion Wembley. Hasil buruk tentu akan memberi pengaruh besar terhadap klub yang dilatihnya itu.

"Ketika kami tiba, kami menyadari betapa sulitnya pertandingan ini karena proses perpindahan dari satu stadion ke stadion lain. Kami tahu ini adalah masa-masa yang sulit untuk klub, tapi kami akan berusaha untuk melewatinya," ujar Pochettino, sebagaimana dikutip dari BT Sport, Sabtu (10/2/2018).

BACA JUGA: Wenger Optimis Arsenal Raih Kemenangan di Derby London Utara

"Saya merasa bertanggung jawab untuk mengelola klub sehingga Anda memerlukan hasil yang apik untuk memastikan semua pendapatan berada pada tingkat yang semestinya. Hal ini diperlukan agar dapat membangun stadion baru, menarik pemain, dan bermain di Liga Champions,” lanjutnya.

"Karena itu, saya merasa sedikit tidak adil jika Anda membandingkan kami dengan klub lain. Orang bilang, 'Tottenham perlu merebut gelar.’ Tapi bagi saya, prosesnya lebih dari sekadar meraih gelar. Hal lain yang penting ketika Anda bersaing dengan tim besar seperti Manchester City, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool adalah banyaknya uang yang mereka miliki. Uang tersebut bisa digunakan untuk berinvestasi terhadap pemain baru,” tukasnya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini