nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rene Sesalkan Pelemparan Botol hingga Batu saat PSM Hadapi Persib

Oris Riswan, Jurnalis · Sabtu 27 Januari 2018 11:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 27 49 1851026 rene-sesalkan-pelemparan-botol-hingga-batu-saat-psm-hadapi-persib-cghXiSq6EL.jpg Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts. (Foto: Okezone/Oris Riswan)

BANDUNG – Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menyesalkan tindakan oknum Bobotoh –sebutan pendukung Persib Bandung– saat timnya menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat 26 Januari 2018 malam. Dalam laga yang diakhiri kemenangan PSM 1-0 itu, terjadi beberapa aksi pelemparan, terutama beberapa menit sebelum laga berakhir. Bahkan, pelemparan semakin menjadi-jadi saat laga berakhir.

Rene menjelaskan bahwa botol minum air kemasan beterbangan dari tribun penonton saat itu. Bahkan, menurut Rene, ada beberapa botol berbahan kaca serta penonton juga melempar batu. Pelemparan itu bersikap sporadis. Ada yang mengarah ke bangku cadangan PSM, ke arah lapangan, hingga saat pemain PSM meninggalkan lapangan dengan kawalan polisi.

"Mereka melempar botol, benar-benar botol kepada kami, dan itu bisa menyakiti siapa pun. Bukan (hanya) botol plastik, tapi (botol) kaca, dan juga batu, dan kami juga pegang itu," kata Rene.

BACA JUGA: Persib Gagal Maju ke 8 Besar Piala Presiden Usai Dikalahkan 10 Pemain PSM

Ia sendiri sebenarnya antusias jika menjalani laga melawan Persib di Bandung. Ia menilai Maung Bandung –julukan Persib– merupakan salah satu klub terbaik di Indonesia yang memiliki suporter fanatik.

"Sayangnya beberapa suporter melakukan tindakan tidak terpuji dan mengganggu jalannya pertandingan dan merusak keindahan sepakbola," ungkapnya.

"Menang atau kalah itu hal biasa dan (Piala Presiden) ini bukan bagian dari kompetisi. Ini hanyalah persahabatan sebelum kompetisi," jelas Rene.

"Ini baru pramusim dan kedua tim masih mencari kekuatan terbaiknya. Jadi, saya rasa suporter harus diedukasi karena ini hanyalah sebuah pertandingan," ucap Rene.

BACA JUGA: Dipermalukan PSM, Gomez Ungkapkan Ini

Sementara itu, sebelum laga dimulai, Bobotoh sempat terlibat keributan. Hal itu terlihat di area tribun sebelah utara yang berbatasan dengan tribun utara. Ratusan orang terlihat saling kejar-kejaran dan lempar-melempar botol. Beruntung, aksi itu bisa mereda.

Atmosfer panas di stadion mulai terasa beberapa saat setelah Persib tertinggal 0-1 di pertengahan babak kedua. Hingga menjelang laga berakhir, aksi pelemparan pun terjadi. Botol-botol melayang dari tribun penonton di beberapa titik. Salah satunya di tribun barat.

Aksi itu berujung pada tindakan saling lempar antar-penonton. Hal itu terjadi karena sebagian botol yang dilempar mengenai Bobotoh lainnya. Mereka yang tidak terima membuat aksi balasan dengan melakukan pelemparan.

Praktis, kondisi ini membuat semakin banyak botol yang beterbangan di berbagai sektor. Petugas keamanan pun bekerja ekstrakeras untuk menghentikan kericuhan. Bahkan, flare terlihat menyala di area tribun utara.

Beruntung, polisi bergerak cepat dengan melindungi para pemain PSM dan wasit saat menuju ruang ganti. Di saat yang sama, botol terus berhamburan dari tribun penonton.

Suasana pun akhirnya berhasil diredakan petugas keamanan. Bahkan, beberapa pemain Persib terlihat berusaha menenangkan suasana dengan menghampiri tribun penonton. Situasi kembali kondusif setelah secara perlahan penonton meninggalkan lokasi.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini