Perang Taktik Bakal Warnai Laga Arema Kontra Persela di Babak Penyisihan Grup E Piala Presiden 2018

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 20 Januari 2018 08:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 20 49 1847765 perang-taktik-bakal-warnai-laga-arema-kontra-persela-di-babak-penyisihan-grup-e-piala-presiden-2018-llgmtfglD4.jpg Arema (Foto:Antara)

MALANG - Laga perdana Arema FC di babak penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 mempertemukan tuan rumah dengan Persela Lamongan di Stadion Gajayana Malang, Sabtu (20/1/2018), pukul 19.30 WIB.

Menariknya, laga ini bakal menjadi ajang aduk taktik dua legenda skuat Singo Edan. Joko Susilo yang musim ini debut menjadi pelatih kepala Arema sejak awal musim, akan ditantang Aji Santoso di kubu Persela.

Secara pribadi, tentu kedua pemain ini sudah saling mengenal satu sama lain. Tak heran jika laga antara kedua tim yang mereka latih cukup menarik untuk dinantikan, sebagai ajang adu taktik dan strategi kedua pelatih.

Di era keemasannya Aji, dikenal sebagai salah satu bintang yang mengisi posisi bek sayap kiri Arema. Sedangkan Joko merupakan striker muda berbakat yang mampu diorbitkan.

Menariknya, kedua pelatih tersebut musim 2017 lalu, keduanya masih bahu-membahu di staf kepelatihan Arema. Aji sebagai pelatih kepala didampingi Joko selaku asisten pelatih, yang sama-sama mengantarkan Arema ke tangga juara Piala Presiden 2017.

Memang, ini bukan pertama kalinya mereka bertemu untuk beradu taktik dan strategi di lapangan. Musim lalu, di Liga 1 2017, Persela yang juga dilatih Aji harus menyerah 2-0 di kandang Arema.

"Mudah-mudahan pertandingan ini berjalan dengan seru, walaupun jujur harus saya akui musim ini pemain Arema lebih bagus dan berpengalaman dari pemain saya, tapi itu bukan berarti kami menyerah, paling tidak kami ingin mencuri poin dari Arema," ujar Aji Santoso, Jum'at sore (19/1/2018).

Baca Juga:

(Arema FC Tak Mau Jadikan Hujan sebagai Alasan)

Joko sendiri sudah siap 100 persen menyambut kedatangan Aji bersama 30 pemain yang sudah didaftarkan Persela. Pelatih yang akrab disapa Gethuk itu optimis di laga perdana dapat menuai hasil positif.

"Hampir sama dengan kami, Coach Aji sama-sama menginginkan permainan yang penuh enerjik dan semangat, tinggal besok pembuktiannya di lapangan, tim siapa yang dapat memanfaatkan peluang sekecil apapun, itu yang akan memenangkan pertandingan," ujar Gethuk.

Kedua pelatih sama-sama sepakat memandang pertandingan ini lebih dari sekadar reuni mengenang romantisme di kala mereka sama-sama mengangkat trofi juara Galatama 1992-1993 silam. Namun, bisa jadi, kenangan semusim lalu di mana trofi juara Piala Presiden yang dimenangkan bersama bakal melecut semangat masing-masing untuk membuktikan siapa yang lebih layak mengangkat trofi turnamen yang sama itu musim ini.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini