Image

Pelatih Islandia Senang Bisa Duel dengan Timnas Indonesia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018, 02:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 15 51 1844872 pelatih-islandia-senang-bisa-duel-dengan-timnas-indonesia-0EANScW0py.jpg Timnas Islandia (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Islandia mengaku senang bisa menjalani laga persahabatan dengan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu 14 Januari 2018. Hal tersebut disampaikan sang pelatih Heimir Hallgrimsson yang terkesima dengan publik Indonesia karena sangat antusias dengan kedatangan mereka.

“Kami sangat senang dengan respek yang didapat di sini. Tidak terkecuali bagi semua orang, juga dengan federasi di Indonesia. Terima kasih juga atas dukungan yang diberikan kepada Islandia selama kami di sini,” ungkap Hallgrimsson, seusai pertandingan.

“Pengalaman yang bagus terutama bagi pemain muda yang jarang mendapat menit bermain. Permainan yang bagus, di stadion yang bagus dan penonton sangat luar biasa. Jadi pertandingan ini akan sangat bagus bagi kami ke depannya,” tambahnya.

Baca juga Timnas Indonesia Ingin Curi Rahasia Sukses Islandia

Pada pertandingan tersebut, Islandia pun sukses memenangi laga dengan skor akhir 4-1. Pemain mudanya yang berusia 20 tahun yakni Albert Gudmundsson berhasil mencetak hattrick yang dibuat pada menit 45+2, 66 dan 71. Hasil itu pun membuat Hallgrimsson merasa puas.

Selain itu, pelatih berusia 50 tahun juga memberikan pujiannya kepada Tim Garuda yang berhasil memberikan perlawanan kepada salah satu peserta Piala Dunia 2018 itu. Ia bahkan merasa senang bisa menghadapi Indonesia yang mampu mengimbangi permainan anak asuhnya itu.

Baca juga Luis Milla Puji Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay di Laga Persahabatan Kontra Islandia

“Gol pertama Indonesia jelas merupakan kesalahan dari kiper kami. Tapi semua orang bisa buat kesalahan. Menurut saya pemain indonesia sangat baik dalam individu, dribel lebik baik. Fisik dan taktik juga lebih baik, tapi kami bisa melihat babak pertama semua seimbang,” lanjutnya.

“Di babak kedua kami bisa melihat perubahan dari Indonesia, dan inilah yang kami cari. Kami ingin cari tim dengan standar yang lain karena selama ini kami bermain dengan negara-negara Eropa, jadi kami mencari tim dari negara-negara seperti Asia, Afrika, dan Amerika  seperti grup kami di Piala Dunia,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini