Klopp: Saya Tolak Man United demi Memilih Liverpool

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 08:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 14 45 1844650 klopp-saya-tolak-man-united-demi-memilih-liverpool-pzz8pTVeo5.jpg Jurgen Klopp (Foto:AFP)

LIVERPOOL – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengaku menolak kesempatan untuk mengambil alih Manchester United sebagai pengganti David Moyes. Tawaran tersebut datang sebelum ia mendapat tawaran untuk membina Liverpool pada musim 2015.

Sebagaimana diketahui, pelatih berkebangsaan Jerman ini menggantikan Brendan Rodgers di Anfield pada Oktober 2015. Ia mendapatkan perkerjaan di Anfield setelah empat bulan mengundurkan diri dari Borussia Dortmund.

Pelatih berusia 50 tahun tersebut merayakan pesta perpisahan di Signal Iduna Park dengan segudang keberhasilan yang diraihnya dalam kompetisi Liha Jerman. Tak aneh jika hasil positif yang berhasil ditunjukkan Klopp membuatnya menjadi salah satu pelatih yang paling di cari dalam sepakbola Eropa.

Dalam sebuah wawancara, Klopp mengaku kepada Skysport bahwa ia sempat ditawari pekerjaan untuk menjadi pelatih Man United sebelum mereka menunjuk Louis van Gaal pada musim 2014-2015.

“Ya, Manchester United telah menunjukkan ketertarikannya. Mereka sudah tertarik dengan saya sejak satu setengah tahun sebelumnya. Namun saya memiliki perasaan yang tidak enak. Saya tidak bisa mengatakan bahwa Man United bukanlah klub saya, karena saya memiliki perasaan yang tidak enak saat itu, “ terang Klopp, sebagaimana diberitakan Soccerway, Minggu (14/1/2018).

Baca Juga:

(Conte Beberkan Penyebab Kegagalan Chelsea Bungkam Leicester)

Klopp menjelaskan niatnya untuk mengambil cuti panjang dari sepakbola setelah musim final yang mengesankan di Dortmund. Ia mengaku menginginkan permainan sepakbola yang romantis dengan mengindahkan tawaran yang diberikan Liverpool.

“Ya, saya menyukai sepakbola yang romantis. Saya percaya diri, namun untuk melatih di klub lain saya merasa kurang percaya diri. Saya berpikir klub akan menelepon saya dan ternyata Liverpool memang benar-benar menelepon saya.

“Banyak klub yang menelepon saya dan pada saat itu saya berkata bahwa saya ingin beristirahat. Bahkan istri saya pun mengetahui, jika Liverpool menelepon saya, maka saya akan pergi. Ketika Liverpool menghubungi saya, saya tidak memiliki kesempatan. Ini terlalu dini dari rencana yang saya buat, dan ketika itu saya berkata ayo,” tuntasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini