Image

Rincian Kontrak Barcelona untuk Philippe Coutinho Bocor

Nanda Karlita, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 00:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 11 51 1843221 rincian-kontrak-barcelona-untuk-philippe-coutinho-bocor-qWyWY50PR1.jpg Philippe Coutinho (Foto: AFP)

BARCELONA – Barcelona memang telah berhasil menggeat pemain Liverpool, Philippe Coutinho, pada bursa transfer musim dingin 2018. Barcelona telah menebus Countiho dengan harga 142 juta poundsterling atau sekira Rp2,6 triliun.

Pemain asal Brasil itu telah lolos tes medis dengan para dokter yang menangani tim yang bermarkas di Camp Nou tersebut. Menurut pemberitaan dari The Guardian, Kamis (11/1/2018), Liverpool telah menerima uang muka dari Barcelona.

(Baca juga: Gaji Coutinho di Barcelona Capai Rp191 Miliar)

Kabarnya Blaugrana telah memberikan uang muka sebesar 106 juta poundsterling atau sekira Rp1,9 triliun sebelum kontraknya disepakati. Selain itu, sebuah dokumen juga bocor yang menunjukkan jumlah sisa yang akan dikantongi oleh The Reds –julukan Liverpool– dari hasil penjualan Coutinho.

Liverpool masih akan mendapatkan uang meski pemain berusia 25 tahun itu tak lagi merumput bdi Anfield –markas Liverpool. Barcelona masih akan membayar sejumlah uang jika Coutinho telah berkontribusi sebanyak 100 laga bersama klub barunya tersebut.

Jika hal itu terjadi, Barcelona wajib membayar sebesar 18 juta poundsterling atau sekira Rp327 miliar. Selain itu, tim yang kini diarsiteki oleh Ernesto Valverde itu masih harus membayar sejumlah uang jika Coutinho berhasil membawa Barcelona memenangkan gelar Liga Spanyol.

(Baca juga: Ucapan Terima Kasih Presiden Barcelona kepada Liverpool Setelah Lepas Coutinho)

Jika hal tersebut terjadi, Liverpool akan menerima dana sebesar 4,5 juta poundsterling atau sekira Rp81 miliar. Harga yang sama masih akan diberikan oleh Barcelona kepada Liverpool, jika Coutinho mampu membawa tim asal Catalunya itu memenangkan trofi pada 2018-2019 dan/atau 2019-2020.

Meski telah resmi berseragam Barcelona, Coutinho masih harus absen untuk tampil bersama tim barunya di Liga Champions. Sebab UEFA –federasi tertinggi sepakbola Eropa– tidak memperbolehkan pemain yang masuk di pertengahan musim untuk tampil di pentas Eropa.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini