Image

Luciano Spalletti Enggan Disamakan dengan Mourinho

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 15 Desember 2017 23:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 15 47 1830949 luciano-spalletti-enggan-disamakan-dengan-mourinho-NayEDVaWco.jpg Spalletti enggan disamakan dengan Mourinho. (Foto: Facebook Inter Milan)

MILAN – Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti enggan disamakan dengan Jose Mourinho, juru taktik yang membawa Nerazzurri –julukan Inter– berjaya dalam kurun 2008-2010. Spalletti menilai dirinya belum apa-apa jika dibandingkan dengan Mou –sapaan akrab Mourinho.

“Saya baru dua hari di sini, sedangkan Mourinho telah membuat sejarah,” kata Spalletti mengutip dari Financial Mail, Jumat (15/12/2017).

Penyamaan antara Spalletti dengan Mourinho karena, pelatih berkepala plontos itu membangkitkan performa Inter yang terpuruk usai musim 2009-2010. Setelah menjuarai Liga Italia 2009-2010, pencapaian terbaik Inter ialah memenangi Coppa Italia 2010-2011.

BACA JUGA: Tahan Juventus 0-0, Inter Tetap di Puncak Klasemen Liga Italia

Musim ini bersama Spalletti, La Beneamata –julukan lain Inter– berada di jalur juara Liga Italia. Hingga pekan 16, Inter berada di puncak klasemen dengan koleksi 40 angka. Hebatnya, Mauro Icardi dan kawan-kawan belum merasakan yang namanya kekalahan. Bahkan, mereka mampu menahan Juventus 0-0 dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium akhir pekan lalu.

Sementara itu Mourinho, pelatih berpaspor Portugal itu sukses besar saat melatih Inter pada 2008-2010. Hanya dalam kurun dua musim, Mou memberikan lima trofi bagi Inter.

Bahkan di musim kedua melatih Diego Milito dan kawan-kawan, Mou mempersembahkan treble winner (Liga Italia, Liga Champions dan Coppa Italia) bagi Inter! Setelah sukses besar bersama Inter, Mourinho memilih melanjutkan karier bersama Real Madrid.

BACA JUGA: Inter Lolos ke Perempatfinal Coppa Italia Lewat Adu Penalti, Spalletti: Pertahanan Lawan Tangguh

Setelah memberikan dua trofi Liga Spanyol dan Copa del Rey, Mou hijrah ke Chelsea pada musim panas 2013. Singkat kata, Mourinho kini mengarsiteki Manchester United.

Musim 2017-2018 merupakan musim kedua Mou menangani Man United. Biasanya di musim kedua, Mou sering memberikan trofi prestisius bagi tim yang dilatih. Sanggup mengulangi pencapaian itu musim ini Mou?

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini