Image

Spurs Mampu Juarai Grup H Liga Champions 2017-2018, Pochettino Bangga

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 21:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 261 1826937 spurs-mampu-juarai-grup-h-liga-champions-2017-2018-pochettino-bangga-DCuhYWbHZG.jpg Mauricio Pochettino (Foto: REUTERS)

LONDON – Tottenham Hotspur melakoni kampanye mereka di Liga Champions musim 2017-2018 dengan performa yang sungguh menjanjikan. Bagaimana tidak, klub berjuluk The Lilywhites tersebut mampu keluar sebagai juara Grup H Liga Champions musim ini.

Keberhasilan Spurs tersebut memang sangat mengejutkan banyak pengamat. Pasalnya, Spurs harus bisa bersaing dengan dua tim raksasa Eropa lainnya, yakni Real Madrid dan Borussia Dortmund, untuk mendapatkan satu tiket lolos ke babak 16 Besar Liga Champions 2017-2018.

Baca Juga: Pochettino Tak Khawatir Spurs sedang Terpuruk

Dengan fakta itu, banyak yang memprediksi bahwa Spurs takkan mampu bersaing dan terlempar dari persaingan. Namun kenyataannya Harry Kane dan kawan-kawan justru mampu tampil luar biasa, termasuk membungkam Madrid 3-1 di Wembley Stadium.

Keberhasilan Spurs keluar sebagai juara Grup H Liga Champions 2017-2018 pun lantas mendapatkan tanggapan dari sang manajer, yakni Mauricio Pochettino. Pria asal Argentina itu pun mengaku sangat bangga dengan catatan yang ditorehkan oleh anak-anak asuhannya tersebut.

“Menyelesaikan persaingan di grup dengan cara yang baik sangat fantastis bagi kami. Beberapa pemain yang jarang tampil pada setiap pekan memiliki kesempatan untuk bermain dan saya sangat bahagia dengan penampilan mereka,” ucap Pochettino, seperti disadur dari BBC Sport, Kamis (7/12/2017).

Baca Juga: Dapatkan Banyak Tekanan, Vertonghen: Kami Harus Berjuang Meraih Kemenangan

Menyelesaikan segalanya dengan raihan 16 poin merupakan sebuah prestasi fantastis bagi kami, terutama juga Anda menyadari betapa sulitnya berada di grup ini. Pemain tidak akan pernah senang saat mereka ditarik keluar,” lanjut mantan manajer Southampton tersebut.

“Khusus kasus Danny Rose, dia mengalami luka serius dan tim dokter berpikir memerlukan jahitan yang membuat dirinya tidak mungkin terus bermain. Tentu sang pemain merasa frustrasi karena ini adalah pertandingan Liga Champions dan tidak ada yang salah dengan sikap seperti itu,” tuntasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini