Image

5 Pemain yang Bisa Raih Trofi Ballon d'Or jika Tak Ada Ronaldo dan Messi, Nomor 2 Nyaris Menang

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 10:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 261 1826544 5-pemain-yang-bisa-raih-trofi-ballon-d-or-jika-tak-ada-ronaldo-dan-messi-nomor-2-nyaris-menang-2aXbY80cpi.jpg Ronaldo dan Messi dominasi Ballon d'Or 9 tahun terakhir. (Foto: AFP)

DALAM sembilan tahun terakhir, trofi Ballon d’Or selalu jatuh ke tangan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Di periode itu, Messi unggul dengan mengemas lima gelar, unggul satu trofi ketimbang Ronaldo.

Akan tetapi, Ronaldo berkesempatan besar menyamai koleksi trofi Ballon d’Or milik Messi. Jika menilik performa Ronaldo sepanjang musim 2016-2017, ayah empat anak tersebut berhak menyabet trofi Ballon d’Or 2017 yang diumumkan di Paris, Prancis pada Kamis (7/12/2017) malam WIB.

Jika benar Ronaldo memenangi trofi yang diperuntukkan bagi pemain terbaik dunia tersebut, jelas dalam 10 tahun terakhir, kapten Timnas Portugal itu dan Messi sangat dominan. Hal itu pun menimbulkan pertanyaan. Jika Ronaldo dan Messi tak ada di muka bumi ini, siapakah yang akan meraih trofi Ballon d’Or dalam 10 tahun terakhir?

Berikut 5 pemain yang bisa raih trofi Ballon d’Or jika tak ada Ronaldo dan Messi, mengutip dari Sportskeeda:

5. Wesley Sneijder

(Foto: AFP/Emmanuel Dunand)

Sneijder jadi otak serangan Inter Milan saat meraih treble winner (Liga Champions, Liga Italia dan Coppa Italia) pada 2009-2010. Dari 41 pertandingan di semua ajang musim itu, pesepakbola yang kini membela OGC itu mengemas delapan gol dan 15 assist.

Setelah memesona bersama Inter, di musim panas 2010, Sneijder tampil impresif bersama Timnas Belanda. Di Piala Dunia yang berlangsung di Afrika Selatan, ia membawa Der Oranje –julukan Belanda–lolos ke partai puncak, sebelum akhirnya ditumbangkan Spanyol dengan skor 0-1.

Melihat pencapaian di atas, Sneijder sebenarnya layak meraih trofi pemain terbaik. Akan tetapi, jangankan menjadi yang terbaik, untuk sekadar masuk nominasi tiga besar pun tidak. Gelandang yang kini berusia 33 tahun itu kalah bersaing dari Messi dan duo Spanyol, yakni Andres Iniesta dan Xavi Hernandez. Messi pun keluar sebagai peraih trofi Ballon d’Or 2010.

4. Franck Ribery

(Foto: REUTERS/Sergio Perez)

Ribery berada di puncak karier sebagai pesepakbola pada 2012-2013. Secara luar biasa, winger berpaspor Prancis itu jadi salah satu alasan Bayern Munich meraih treble winner di musim tersebut. Dari 43 pertandingan di semua ajang, Ribery mengemas 11 gol dan 23 assist.

Pencapaian itu pun membuat Ribery dianugerahi pemain terbaik Eropa 2013. Namun, tidak untuk trofi Ballon d’Or. Mantan pemain andalan Marseille itu kalah bersaing dari Ronaldo. Bahkan saking kesalnya, Ribery saat itu mengatakan, ada politik di balik penunjukan Ronaldo yang sejatinya gagal meraih satu pun trofi prestisius bersama Madrid di musim 2012-2013.

3. Luis Suarez

(Foto: AFP)

Suarez didatangkan Barcelona pada musim 2014-2015. Di musim pertamanya, El Pistolero –julukan Suarez– langsung mengantarkan Blaugrana menyabet treble winner. Akan tetapi di musim tersebut, kontribusi Suarez masih kalah ketimbang Messi.

Baru di musim 2015-2016, Suarez menunjukkan tampil lebih baik ketimbang Messi. Suarez menjadi bintang utama keberhasilan Barcelona juara Liga Spanyol 2015-2016. Ia keluar sebagai top skor dengan koleksi 40 gol dari 35 penampilan. Di saat yang bersamaan, Messi hanya mengemas 26 bola.

Akan tetapi, Suarez gagal masuk tiga besar Ballon d’Or 2016. Ia kalah bersaing dari trio Ronaldo, Messi dan Antoine Griezmann.

2. Andres Iniesta

(Foto: REUTERS/Alessandro Bianchi)

Jika ukurannya prestasi bersama klub dan negara, Iniesta setidaknya layak meraih dua trofi Ballon d’Or, tepatnya pada 2010 dan 2012. Pada 2010, Iniesta menjadi otak serangan Barcelona saat menjuarai Liga Spanyol, dan mengantarkan Timnas Spanyol memenangi Piala Dunia.

Sementara pada 2012, Iniesta menjadi sosok utama ketika La Furia Roja –julukan Spanyol – menjuarai Piala Eropa setelah mengalahkan Italia 4-0. Namun, karena aksinya tertutup pesona Messi, ia harus rela dua trofi tersebut direbut sang rekan setim di Barcelona.

1. Xavi Hernandez

(Foto: REUTERS)

Sama seperti Iniesta, kepiawaian Xavi mengolah bola terutup oleh aksi Messi. Meski begitu, kesuksesan Messi bersama Barcelona ditengarai karena keberadaan Xavi yang sering memberikan umpan-umpan terukur kepadanya.

Terbukti di Timnas Argentina, Messi tak kunjung meraih trofi di level senior. Hal itu ditengarai karena La Albiceleste –julukan Argentina– tak memiliki gelandang cerdas layaknya Xavi. Namun, Xavi hampir dipastikan sepanjang karier sepakbolanya tak mungkin meraih trofi Ballon d’Or. Sebab dalam waktu dekat, gelandang berpaspor Spanyol itu akan gantung sepatu.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini