nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pelatih yang Bisa Gantikan Zidane di Madrid, Nomor 2 Paling Pengalaman

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 07 November 2017 14:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 07 46 1809898 5-pelatih-yang-bisa-gantikan-zidane-di-madrid-nomor-2-paling-pengalaman-CCcU8yKMXY.jpg Masa depan Zidane dalam bahaya. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)

SEMENJAK ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Januari 2016, Zinedine Zidane terhitung sukses menangani Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Terbukti hanya dalam kurun satu setengah tahun, Zizou –sapaan akrab Zidane– mengantarkan Madrid meraih dua trofi Liga Champions, serta masing-masing satu gelar Liga Spanyol, Piala Dunia Klub dan Piala Super Eropa.

Namun, nama pelatih berpaspor Prancis itu agak meredup dalam satu minggu belakangan. Bagaimana tidak, setelah Madrid takluk 1-2 dari Girona pada Senin 30 Oktober 2017 dini hari WIB, Ronaldo serta kolega ditumbangkan Tottenham Hotspur 1-3 tiga hari berselang.

Hasil itu langsung membuat posisi Zidane terancam. Sebab Presiden Madrid Florentino Perez terkenal sebagai sosok bertangan besi. Ia tak segan memecat pelatih meski telah menyumbangkan beragam trofi bagi publik Santiago Bernabeu.

Vicente del Bosque pernah merasakannya. Usai mengantarkan Madrid menjuarai Liga Spanyol 2002-2003, Del Bosque dipecat beberapa hari setelahnya. Padahal sebelumnya, mantan pelatih Timnas Spanyol itu juga memberikan tujuh trofi bagi Madrid, termasuk dua gelar Liga Champions dan Liga Spanyol.

Berikut ini lima pelatih yang bisa gantikan Zidane di Madrid:

5. Leonardo Jardim

(Foto: REUTERS/Jean Paul Pelissier)

Pelatih berpaspor Portugal terkenal sebagai juru taktik yang mampu mengorbitkan pemain. Ia memunculkan nama-nama seperti Kylian Mbappe dan Anthony Martial. Jardim juga mengembalikan ketajaman Radamel Falcao yang sempat menurun selama membela Manchester United dan Chelsea (2014-2016).

Tak hanya itu, Jardim juga menunjukkan kecakapannya dengan membawa Monaco menjuarai Liga Prancis 2016-2017. Les Rouge et Blancs –julukan Monaco– menjuarai Liga Prancis setelah mengalahkan klub kaya raya, Paris Saint-Germain (PSG).

4. Laurent Blanc

(Foto: REUTERS/Pascal Rossigno)

Nama Blanc mencuat saat membawa tim menengah, Girondins Bordeaux, juara Liga Prancis 2008-2009. Setelah itu ia pernah menangani Timnas Prancis di Piala Eropa 2012. Puncak prestasinya tersaji bersama PSG (2013-2016).

Selama tiga musim membesut Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan, Blanc meraih 11 trofi. Blanc pun saat ini tidak terikat dengan klub mana pun. Ia memutuskan beristirahat setelah meninggalkan PSG di musim panas 2016.

3. Massimiliano Allegri

(Foto: AFP/Giuseppe Cacace)

Nama Allegri mencuat di Italia. Selama berkarier sebagai pelatih, Allegri telah meraih empat scudetto. Fleksibilitas meracik strategi adalah salah satu kelebihan yang dapat ditawarkan pelatih berusia 50 tahun itu.

Bersama Juventus, Allegri tidak terpaku dengan pola 4-2-3-1. Ia dapat memainkan pola 3-5-2 hingga 4-3-1-2. Jelas, banyaknya pola itu membuat sang lawan kesulitan membaca permainan Bianconeri –julukan Juventus.

2. Carlo Ancelotti

(Foto: AFP/Gerard Julien)

Ancelotti bukanlah sosok baru bagi Madrid. Don Carletto –sapaan akrab Ancelotti– sempat melatih Madrid dalam kurun 2013-2015. Setelah mempersembahkan satu trofi Liga Champions, Ancelotti diberhentikan pada musim panas 2015.

Bisa dibilang ketimbang tiga nama pelatih di atas, Ancelotti paling berpengalaman. Ia sudah turun sebagai pelatih sejak 1995 (Reggiana). Semenjak menjadi pelatih, Ancelotti pernah meraih trofi Liga Italia, Inggris, Prancis dan Jerman.

Untuk Liga Champions, ia telah tiga kali memenangi trofi tersebut dalam kapasitasnya sebagai pelatih. Saat ini ia sedang menganggur setelah dipecat Bayern Munich di pengujung September 2017.

1. Mauricio Pochettino

(Foto: AFP/Ben Stansall)

Sama seperti Jardim, Pochettino merupakan pelatih yang piawai mengorbitkan pemain. Ia memunculkan pemain-pemain seperti Harry Kane dan menemukan bakat Dele Alli di MK Dons.

Sementara saat menangani Southampton, Pochettino menaikkan level permainan Dejan Lovren, Adam Lallana, Nathaniel Clyne dan Rickie Lambert, hingga akhirnya dibeli Liverpool.

Saat ini Pochettino sedang berupaya membawa Tottenham menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions. Bahkan di Liga Champions, pelatih berpaspor Argentina membawa Tottenham mengalahkan Madrid 3-1 di matchday keempat Grup H Liga Champions 2017-2018, sekaligus memastikan lolos ke 16 besar.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini