Image

Suporter Persita Meninggal, Menpora Imam Nahrawi: PSSI Harus Tuntaskan Masalah

ant, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 18:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 13 51 1794998 suporter-persita-meninggal-menpora-imam-nahrawi-pssi-harus-tuntaskan-masalah-sYanTvRBLj.jpg Imam meminta PSSI segera menyelesaikan kasus kerusuhan suporter. (Foto: Bagus/Kemenpora)

JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi meminta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menuntaskan kasus suporter Persita Tangerang yang meninggal. Suporter Persita meninggal setelah terlibat  keributan dengan pendukung PSMS Medan pada laga Liga 2 di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu 11 Oktober 2017.

"Aparat kepolisian harus turun tangan mengusut semua karena kami sudah berulang kali memberikan peringatan kepada PSSI, PT Liga untuk bertindak tegas kepada siapapun," kata Menpora di Jakarta, mengutip dari Antara, Jumat (13/10/2017).

Menpora sebenarnya telah menggelar pertemuan antarsuporter setelah peristiwa suporter Persib Bandung Ricko Andrean Maulana yang meninggal pada Juli. Hal itu untuk mengurangi konflik di antara suporter sepakbola Indonesia.

"Saya sudah menerima banyak komentar dan masukan agar pemerintah mengambil langkah-langkah terkait kasus itu. Tapi sementara ini, saya memercayakan kepada PSSI untuk menangani kasus itu secara tuntas," kata Menpora.

Menpora mengatakan pemerintah tidak ingin mengintervensi kebijakan terkait sepakbola Indonesia, meskipun tetap akan mengawasi upaya PSSI dalam penyelesaian kasus kerusuhan antarsuporter sepakbola Indonesia.

"Kecuali memang sudah pada batas-batas tertentu, kami saat ini menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI untuk menangani kasus itu," kata Menpora.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyesalkan kerusuhan suporter pada pertandingan Persita Tangerang dengan PSMS Medan. Kerusuhan itu menimbulkan korban meninggal suporter Persita bernama Banu Rusman.

"Saya akan cari tahu apa sebabnya karena yang saya tahu sementara ini, sebelum kerusuhan suporter yang di sana melempari suporter prajurit. Lima belas prajurit kepalanya bocor," kata Edy.

Namun, Edy juga akan memberikan hukuman kepada para prajurit TNI jika mereka terbukti terlibat dan bersalah dalam kasus kerusuhan antara suporter Persita Tangerang dan PSMS Medan itu.

PSSI tetap berjanji mendalami kasus tewasnya suporter Persita Tangerang bernama Banu dalam keributan dengan suporter PSMS Medan. "Komisi Disiplin segera bersidang untuk membuat keputusan yang tepat terkait peristiwa itu," ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini