Image

Disebut Terlibat Suap dengan Mantan Sekjen FIFA, Presiden PSG Dituntut Kejaksaan Agung Swiss

Karina Nur Shabrina, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 10:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 51 1794577 disebut-terlibat-suap-dengan-mantan-sekjen-fifa-presiden-psg-dituntut-kejaksaan-agung-swiss-xfpMVA24a1.jpg Nasser Al-Khelaifi (Foto: Thomas Samson/AFP)

ZURICH – Presiden Paris Saint-Germain (PSG), sekaligus petinggi beIN Sports, Nasser Al-Khelaifi, mendapat tuntutan dari Kejaksaan Agung Swiss (OAG) karena disebut menyuap mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Jerome Valcke. Hal itu terkait hak siar piala dunia di salah satu channel yang dipegang Al-Khelaifi.

Dikutip dari ESPN, Jumat (13/10/2017), Al-Khelaifi disebut menyuap Valcke untuk memberikan hak siar Piala Dunia 2026 dan 2030 kepada beIN Sports, di mana Al-Khelaifi menjadi chief executive grup media asal Qatar tersebut.

Kejaksaan Agung Swiss sendiri resmi membuka kasus hukum bos PSG itu dan telah memanggil Valcke sebagai tersangka pada Kamis, 12 Oktober 2017 waktu setempat. Jaksa penuntun pun telah memberikan pernyataan resmi dan menegaskan telah mengumpulkan bukti-bukti untuk kasus tersebut.

“Jerome Valcke dicurigai memanfaatkan koneksi bisnis untuk saling menguntungkan terkait gelaran Piala Dunia 2018, 2022, 2026, dan 2030. Terkait dengan Al-Khelaifi, itu merujuk pada Piala Dunia 2026 dan 2030. Beberapa dokumen dan aset akan kami cari. Interogasi pun diadakan untuk mencari hasil kasus ini,” begitu pernyataan jaksa, dikutip dari ESPN dan New York Times, Jumat (13/10/2017).

Sementara itu, pihak beIN Sports pun telah memberikan pernyataan resminya. Mereka mengatakan akan kooperatif dan membantu pihak kejaksaan untuk mengungkap kasus ini. Namun, beIN Sports dengan tegas membantah tuduhan yang dilayangkan.

“Berdasarkan permintaan dari Kejaksaan Agung Swiss, para pekerja beIN Sports di Boulogne-Billancourt (Prancis) telah mencari dokumen yang diperlukan. Pekerja di kantor akan bekerja sama dengan pihak hukum, tapi kami menolak tuduhan itu. Perusahaan akan kooperatif dan optimis terhadap kasus ini,” papar pihak beIN Sports.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini