nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahan Thomas Lemar tapi Jual Martial ke Manchester United, Ini Alasan Wakil Presiden Monaco

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 11 September 2017 14:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 11 51 1773524 tahan-thomas-lemar-tapi-jual-martial-ke-manchester-united-ini-alasan-wakil-presiden-monaco-jCBv2laDFy.jpg Thomas Lemar tidak dijual Monaco. (Foto: AFP/Franck Fife)

MONACO – Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev, mengungkapkan alasan mengapa menjual Anthony Martial ke Manchester United pada musim panas 2015, namun menahan Thomas Lemas pada jendela transfer kali ini. Vasilyev mengaku pada 2015 Les Rouge et Blancs –julukan Monaco– membutuhkan pemasukan agar terhindar dari hukuman Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan UEFA.

Saat itu Monaco di ambang hukuman FFP. Sebab pada musim panas 2013, Monaco mendatangkan tiga pemain bintang yakni Radamel Falcao (Atletico Madrid), James Rodriguez (FC Porto) dan Joao Moutinho (Porto). Untuk mendatangkan tiga pemain itu saja, Monaco mengeluarkan 103 juta euro (Rp2,5 triliun).

BACA JUGA: Saat Sir Alex Ferguson Indikasikan Pensiun, Arsene Wenger Tolak Tawaran Manchester United

Alhasil, Martial yang disebut-sebut memiliki bakat sekelas Thierry Henry dilepas ke Man United seharga 73 juta pounds atau Rp1,26 triliun. Namun, hal bertolak belakang dibuat Monaco pada bursa transfer musim panas 2017.

Mereka memang menjual Benjamin Mendy dan Bernardo Silva ke Manchester City, Tiemoue Bakayoko (Chelsea) dan meminjamkan Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain). Namun, kampiun Liga Prancis 2016-2017 itu enggan menjual Lemar meski ditawar Arsenal seharga 90 juta pounds (Rp1,5 triliun).

BACA JUGA: Pernah Tolak Manchester United, Ini Alasan Arsene Wenger

Meski tawaran itu sangat menggiurkan, Vasilyev tak tertarik melepas pemain yang mencetak dua gol saat Tim Nasional Prancis mengalahkan Belanda 4-0 dua pekan lalu. Selain karena tenaganya masih dibutuhkan, Monaco juga memiliki finansial yang kuat setelah menjual beberapa pemain. Alhasil, Arsenal pun harus gigit jari.

“Pada 2015, kami harus menjual pemain karena berada dalam ancaman FFP. Namun saat ini, keuangan kami sangat-sangat aman. Anda bisa menjual pemain ketika momennya tepat,” kata Vasilyev yang menjabat sebagai Wakil Presiden Monaco sejak 2013 itu, mengutip dari L’Equipe, Senin (11/9/2017).

(Ram)

Berita Terkait

Bursa Transfer Musim Panas 2017

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini