Share
Sanogo saat membela Timnas Pantai Gading. (Foto: AFP/Issouf Sanogo)

Coret Boubacar Sanogo, MU Seleksi 3 Pemain Asing

ant

Senin, 17 Juli 2017 - 17:05 wib

BANGKALAN - Madura United (MU) kembali menggelar seleksi calon pemain asing yang akan bergabung untuk menggantikan Boubacar Sanogo yang diputus kontrak karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan klub.MU

Pelatih MU Gomes de Oliviera di Bangkalan, Senin mengatakan ketiga pemain asing yang dipastikan akan mengikuti seleksi itu, dua diantaranya dari Brasil, dan satu lagi dari Kamerun. Mereka itu masing-masing bernama Gustavo Salgueiro de Almeida Correia dan Alexandro Carvalho Lopes dari Brasil, serta Kossounnou Kouakou Andres Gregoire dari Kamerun.

Sesuai informasi yang disampaikan presiden klub kepada kami, ketiga pemain ini akan tiba di Pulau Garam, 21 Juli, kata Gomes menjelaskan. Gomes menyatakan rekrutmen pemain asing pengganti Boubacar Sanogo untuk memenuhi kebutuhan di lini tengah.

"Mereka nantinya akan menjadi tandem marquee player Madura United, yakni Peter Osaze Odemwingie," ujar Gomes.

Sebelumnya, MU juga telah mengikat kontrak pemain asing asal Australia bernama Cameron Watson, menggantikan Dane Milovanovic yang terpaksa diputus kontrak karena mengalami sakit mental dan membutuhkan perawatan dalam waktu lama.

Pemain kelahiran Melbourne, Australia 31 Mei 1987 itu akan menggantikan peran Dane Milovanovic sebagai gelandang. Pemain dengan tinggi 172 cm dan berat badan 60 kilogram itu, sebelumnya pernah memperkuat Adelaide United dan Newcastle Jets. Terakhir, ia bermain di Liga India bersama Bengaluru FC.

Pelatih Madura United Gomes de Oliviera juga berterima kasih, karena manajemen bisa memenuhi kebutuhan klub sesuai dengan keinginan. "Saya yakin, Madura akan bisa tampil lebih baik lagi ke depan," ujarnya.

Madura United FC terbilang merupakan klub baru. Klub ini awalnya merupakan Pelita Bandung Raya (PBR) dan dibeli oleh Presdiden Klub Madura United Achsanul Qosasi untuk menghidupkan kembali sepakbola di Pulau Madura, setelah klub yang dibina sebelumnya yakni Persepam Madura United (kini Persepam Madura Utama) diminta untuk dikembalikan ke Pemkab Pamekasan.

Selama itu, kegiatan sepak bola di Madura menjadi vakum, apalagi PSSI dibekukan oleh pemerintah kala itu. Pengelola klub sepak bola Madura United FC ini, hampir semuanya merupakan pengelola Persepam Madura United, yang tidak digunakan lagi oleh manajemen Persepam yang menggantikan posisi Achsanul Qosasi.

Awalnya klub sepak bola ini ditentang oleh sebagian masyarakat yang kontra dengan manajemen Persepam lama dengan dalih, karena bukan klub asli Madura. Padahal Achsanul sengaja membeli klub PBR dan diubah menjadi Madura United FC untuk menghidupkan kembali sepak bola di Pulau Garam itu.

Berkat prestasi yang diraih klub ini pada kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Madura United tidak lagi ditentang oleh sebagian kecil rakyat Madura, bahkan kini mendapatkan dukungan penuh masyarakat di Pulau Garam itu.

Supporter klub tersebar di empat kabupaten, yakni Bangkalan dengan Kaconk Mania, Sampang (Trunojoyo Mania), Pamekasan (Tareten Dhibi') dan Sumenep (Pecot Mania).

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Manchester City 16
    2 Manchester United FC 16
    3 Chelsea FC 13
    4 Tottenham Hotspur FC 11
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 FC Barcelona 18
    2 Athletic Madrid 14
    3 Sevilla 13
    4 Real Madrid CF 11
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Napoli 18
    2 Juventus 18
    3 FC Internazionale Milano 13
    4 AC Milan 12
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 Borussia Dortmund 16
    2 Hoffenheim 14
    3 FC Bayern Munich 13
    4 Augsburg 11