Share
Djadjang Nurdjaman memutuskan mundur dari pelatih Persib (Foto: Persib Bandung)

Salam Perpisahan Djadjang Nurdjaman

Oris Riswan

Minggu, 16 Juli 2017 - 03:21 wib

BANDUNG - Djadjang 'Djanur' Nurdjaman melepas jabatannya sebagai pelatih Persib Bandung usai timnya kalah oleh Mitra Kukar dengan skor 1-2 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu 15 Juli 2017 malam. Salam perpisahan pun disampaikan legenda hidup Persib itu.

Secara khusus, Djanur menyampaikan terima kasih kepada manajemen Persib yang selama ini memberi kepercayaan. Apalagi posisi Djanur di Persib bertahan cukup lama dibanding pelatih-pelatih Persib sebelumnya.

"Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen, hampir lima tahun bersama Persib, sudah lima trofi yang saya ambil," ujar Djanur kepada wartawan.

Nama Djanur sendiri memang tidak bisa dilepaskan dari Persib. Ia pernah jadi pemain di era 1980-an dan membawa Persib menjadi juara di era perserikatan. Saat menjadi asisten pelatih, ia juga turut membawa Persib juara Liga Indonesia I pada musim 1994/1995.

Tapi, pencapaian Djanur sebagai pelatih cukup istimewa. Ia mampu mengantar Persib meraih gelar juara ISL 2014, sebuah gelar juara liga yang dinantikan selama 19 tahun, gelar yang terakhir diraih saat Djanur masih jadi asisten pelatih di Persib.

Tidak cukup sampai disitu, Djanur juga membawa Persib menjuarai Piala Presiden 2015. Piala itu cukup bergengsi mengingat itu adalah Piala Presiden edisi pertama dan saat itu jadi satu-satunya turnamen paling bergengsi saat kompetisi di Indonesia tidak berjalan akibat PSSI dibekukan FIFA.

Djanur pun melengkapi trofi dengan menjuarai turnamen, salah satunya Piala Wali Kota Padang 2015. Persib juga tercatat menjadi runner up beberapa turnamen, di antaranya Inter Island Cup dan Bali Island Cup.

Djanur sendiri sadar tidak bisa meraih kesuksesan itu tanpa dukungan Bobotoh. Ia meminta maaf atas pencapaian tim saat ini yang dirasa banyak pihak tidak memuaskan. Tapi, secara khusus ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bobotoh.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya (kepada Bobotoh). Kita sudah pernah mengenyam masa-masa emas, masa-masa bahagia, masa-masa berbunga-bunga ketika kita meraih gelar juara, dan sekarang saatnya kita dalam keadaan seperti ini," tuturnya.

klasemen
  • Liga Inggris
    Tim Poin
    1 Manchester City 16
    2 Manchester United FC 16
    3 Chelsea FC 13
    4 Tottenham Hotspur FC 11
  • Liga Spanyol
    Tim Poin
    1 FC Barcelona 18
    2 Athletic Madrid 14
    3 Sevilla 13
    4 Real Madrid CF 11
  • Liga Italia
    Tim Poin
    1 Napoli 18
    2 Juventus 18
    3 FC Internazionale Milano 13
    4 AC Milan 12
  • Liga Jerman
    Tim Poin
    1 Borussia Dortmund 16
    2 Hoffenheim 14
    3 FC Bayern Munich 13
    4 Augsburg 11