nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Djanur: Kami yang Tahu Kondisi Pemain

Oris Riswan, Jurnalis · Selasa 13 Juni 2017 03:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 13 49 1714412 djanur-kami-yang-tahu-kondisi-pemain-nco5JYfq63.jpg

BANDUNG - Persib Bandung selalu tampil dengan susunan pemain yang berbeda-beda dalam setiap laga. Dari 10 pertandingan di Liga 1, hanya Achmad Jufriyanto dan Vladimir Vujovic yang tidak pernah tergantikan.

Mereka selalu menempati posisi inti di lini pertahanan. Mereka hanya absen saat mengalami akumulasi kartu kuning. Catatannya, keduanya masing-masing baru sekali absen membela Persib.

Di luar kedua nama itu, praktis semua pemain Persib harus mendapat giliran bermain. Di bawah mistar gawang, I Made Wirawan dan M Natshir selalu bergiliran tampil. Bahkan kiper ketiga Imam Arief Fadillah belum mendapat kesempatan bermain.

Posisi bek kanan selalu ditempati Henhen Herdiana karena demi memenuhi regulasi wajibnya memainkan tiga pemain muda. Ia mayoritas dimainkan 45 menit. Bahkan saat melawan Persiba Balikpapan, ia tidak diturunkan sama sekali.

Di posisi bek kiri, Supardi Nasir dan Tony Sucipto juga harus bergiliran. Untuk pertama kalinya, duet mereka baru kembali terjadi saat melawan Persiba. Sementara sembilan laga sebelumnya keduanya bergiliran tampil. Kalaupun tampil bersamaan, keduanya baru bisa 'pacaran' di babak kedua setelah Henhen ditarik.

Di sektor gelandang lebih kejam. Hariono, Kim Jeffrey Kurniawan, Dedi Kusnandar, Michael Essien, dan Raphael Maitimo harus giliran mendapat jatah bermain.

Hanya dua gelandang muda yang posisinya aman di tim utama yaitu Gian Zola dan Febri Hariyadi. Selain karena kualitasnya lebih menonjol dibanding pemain lain, mereka dimainkan karena demi memenuhi regulasi.

Akibatnya, Tantan, Sergio van Dijk, Atep, dan Matsunaga Shohei juga harus keluar-masuk bangku cadangan. Sementara pemain muda lain seperti Ahmad Subagja Basith, Agung Mulyadi, Billy Keraf, Angga Febriyanto, dan Pudja Abdillah baru sedikit mencicipi menit bermain. Bahkan Agung dan Pudja belum mendapat kesempatan tampil.

Pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman pun buka suara soal sering berubahnya komposisi pemain utama Persib. Ia mengatakan dimainkannya pemain tergantung dengan kondisi pemain itu sendiri.

Tapi, sebagian Bobotoh sering menyoroti perubahan tersebut. Sebab, tidak ada komposisi paten dari laga awal hingga laga ke-10 Persib di Liga 1.

"Memang saya mengerti, media, masyarakat, Bobotoh, tidak tahu persis barangkali keadaan di tim soal bagaimana masing-masing individu pemain. Jadi yang paling tahu kami tim pelatih menurunkan seseorang, memasukkan seseorang ke line up. Kami yang paling tahu," kata Djanur.

Hal itu tidak lepas dari kritik yang belakangan sering dialamatkan pada Djanur. Bahkan, beberapa pergantian pemain dalam pertandingan dinilai sebagai hal blunder sehingga berakibat negatif untuk tim.

Ia mencontohkan saat mengganti Wildansyah di pertengahan babak kedua saat menghadapi Bhayangkara FC. "Memang kadang-kadang seperti kemarin, pergantian Wildan orang enggak tahu bahwa Wildan cedera, tidak bisa melanjutkan pertandingan. Tahunya pelatih aja yang bodoh itu (Wildansyah) diganti," cetusnya.

Ia mengaku punya alasan kenapa menurunkan atau menyimpan pemain tetentu, termasuk keputusan tidak menurunkan Sergio van Dijk saat melawan Persiba Balikpapan.

Meski begitu, Djanur menegaskan berbagai pertimbangan itu bukan untuk konsumsi publik. Ia tidak mau mengungkap alasan detail kepada media.

"Tidak perlu saya sampaikan ke media secara terbuka. Kami yang tahu kondisi tim seperti apa," tegas Djanur.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini