MANCHESTER – Manajer Manchester United, Jose Mourinho, melakukan perjudian besar pada partai final Liga Eropa 2016-2017 kontra Ajax Amsterdam. The Special One –julukan Mourinho– memutuskan untuk menurunkan skuad muda pada pertandingan yang berlangsung di Friends Arena, Kamis 25 Mei 2017 dini hari WIB.
Kendati demikian, Mourinho memiliki alasan tersendiri mengapa memainkan skuad muda pada pertandingan sekelas final Liga Eropa. Ia menjelaskan, para pemain muda macam Marcus Rashford, harus memiliki pengalaman bermain di pertandingan besar.
“Untuk semua pemain, ini adalah final pertama mereka. Anda harus belajar dari pertandingan seperti ini. Semua pemain yang bermain hari ini sudah belajar banyak,” ujar Mourinho, seperti disadur dari This Day Live, Jumat (26/5/2017).
“Mereka tidak biasa bermain di final, anak-anak muda ini. Semuanya serbabaru untuk mereka. Mereka akan belajar banyak dari pertandingan final ini dan menjadi lebih kuat. Jika kami dapat mempertahankan skuad ini, kami akan lebih kuat musim depan, tentu saja,” imbuh pelatih 54 tahun tersebut.
Man United memang memiliki skuad termuda pada pertandingan melawan Ajax. Rata-rata pemain Setan Merah saat itu berusia hanya 22 tahun 282 hari. Meski tampil dengan skuad muda, Manchester Merah tersebut berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 berkat gol yang dikemas Paul Pogba dan Henrikh Mkhitaryan.
(Reza Wahyu Saputra)