BARCELONA – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, takkan melupakan jasa-jasa yang telah diberikan mendiang Johan Cruyff kepada timnya. Bahkan Bartomeu menyebut Blaugrana –julukan Barcelona– takkan sesukses saat ini tanpa adanya sosok Cruyff.
Tak heran Bartomeu berpendapat demikian. Cruyff merupakan sosok yang menanamkan filosofi tika-taka kepada klub yang sepanjang 2015 berhasil meraih lima trofi bergengsi itu.
Ketika melatih Barca pada 1988-1996, segudang gelar berhasil dipersembahkan pria yang didiagnosis mengidap kanker paru-paru pada Oktober 2015 itu. Beberapa di antaranya ialah empat trofi La Liga dan satu Copa del Rey serta Liga Champions.
Terlepas dari gelar, tentu filosofi permainan yang membuat Cruyff begitu dikenang publik Katalunya. Terbukti hingga saat ini, pola permainan tiki-taka yang diadaptasi dari gaya total football masih ditampilkan Lionel Messi dan kawan-kawan.
Saking cintanya fans Barca kepada Cruyff, ada desakan agar nama Estadio Camp Nou diubah dengan nama Cruyff. Hingga saat ini rencana tersebut masih dibicarakan manajemen Los Azulgrana.
“Barca tidak akan sesukses sekarang jika tanpa Cruyff. Ia adalah guru yang luar biasa. Kepergiannya membuat sedih Barca dan dunia sepakbola,” jelas Bartomeu mengutip dari Football Espana, Minggu (27/3/2016).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.