ZURICH – Presiden UEFA, Michael Platini menegaskan, dirinya merupakan orang yang tepat memimpin Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). FIFA sudah merilis tujuh nama yang akan bersaing memperebutkan kursi kepresidenan pada 26 Februari 2016.
Meski begitu, Platini masih belum bisa berbuat banyak karena dirinya masih menjalani hukuman 90 hari yang diberikan Komite Etika FIFA. Platini dihukum lantaran kasus korupsi yang melibatkan dirinya pada 2011. Tapi Platini tetap yakin dirinya masih pria yang tepat memimpin FIFA.
“Saya dengan segala kerendahan hati, paling mampu menjalankan sepakbola dunia,” ujar Platini, seperti diberitakan Soccerway, Kamis (29/10/2015).
Platini juga menjelaskan mengenai kasus korupsi yang tengah diselidiki, dana sebesar 1,35 juta poundsterling atau sekira Rp278,89 miliar gaji yang ia dapat saat menjadi penasihat presiden FIFA kala itu.
“Dua juta sama dengan empat tahun tunggakan gaji yang belum dibayarkan FIFA ketika saya masih menjabat sebagai penasihat khusus presiden. Presiden sendiri menawarkan kontrak dan gaji yang saya terima,” tuntasnya.
(Fajar Anugrah Putra)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.