nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Euforia Piala Dunia Berdampak Buruk bagi Pemain Jerman

Rintani Mundari, Jurnalis · Jum'at 29 Mei 2015 15:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 05 29 45 1157270 euforia-piala-dunia-berdampak-buruk-bagi-pemain-jerman-ECAfKc8HV0.jpg (Foto: Daily Mail)

LONDON – Bek tangguh Arsenal, Per Mertesacker mengatakan sulit kembali ke performa terbaiknya setelah ia mempersembahkan trofi Piala Dunia 2014 untuk Timnas Jerman. Ia juga tak memungkiri bila gelar membanggakan tersebut banyak mempengaruhi penampilannya saat kembali ke klub.

Mertesacker bahkan membutuhkan waktu enam bulan untuk dapat kembali fokus. Bek berusia 30 tahun itu bukanlah satu-satunya pemain Arsenal yang masuk dalam skuad arahan pelatih Joachim Löw, masih ada nama lain, di antaranya: Lukas Podolski dan Mesut Özil.

Sama halnya dengan Mertesacker, penampilan Podolski dan Özil juga mengalami penurunan. Akibatnya, Podolski harus rela dipinjamkan ke Inter Milan pada jendela transfer musim dingin lalu. Sementara Özil, meski tetap berada di Emirates Stadium, mantan pemain Real Madrid itu kini akrab dengan kritik.

Hal tersebut tentu saja berdampak pada perjalanan Arsenal di seluruh kompetisi musim ini. Beruntung segalanya berubah saat pergantian tahun, The Gunners sukses membuktikan diri sebagai salah satu top.

Meski langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah gol tandang dari klub sekelas AS Monaco dan harus puas menutup kompetisi musim ini dengan bertengger di urutan ketiga, The Gunners kembali melaju ke final FA Cup dan berpeluang mempertahankan gelar yang mereka raih musim lalu.

“Kami (para pemain Jerman) memiliki semacam trauma pasca-Piala Dunia 2014 selama setengah tahun. Pada bulan-bulan pertama khususnya, cukup sulit kembali dan melupakan hal itu, melupakan perasaan menjadi juara dunia. Anda harus melupakannya, menenangkan diri, dan restart,” tutur Mertesacker, Sportsmole melansir, Jumat (29/5/2015).

"Membutuhkan setengah tahun untuk melupakan hal itu. Kebanyakan pemain Jerman cedera, Saya memang tidak mengalaminya, tetapi saya tidak menampilkan performa terbaik. Saya tidak tahu bagaimana cara mengatasi situasinya. Saya mencoba melupakan tentang Piala Dunia," sambungnya.

“Saya tahu, mungkin ada sejumlah kritik terhadap bentuk kami. Meski saya tidak cedera, saya mencoba mempersiapkan diri ini lebih -melakukan yoga, perawatan, hal-hal seperti itu demi kembali ke performa terbaik dan siap bersaing. Saya membutuhkan segalanya setengah musim,” tuntas mantan pemain Werder Bremen itu.

(rin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini