Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kim Terlahir Kembali di PBR

Oris Riswan , Jurnalis-Kamis, 02 April 2015 |06:03 WIB
Kim Terlahir Kembali di PBR
Kim Jeffrey Kurniawan terlahir kembali di PBR (Foto: Dok Sindo)
A
A
A

BANDUNG - Kim Jeffrey Kurniawan beberapa tahun lalu mencuri perhatian publik lewat penampilannya bersama Timnas Indonesia U-23 dan Persema Malang yang berlaga di Indonesia Premier League (IPL). Tapi tiba-tiba ia menghilang dari gegap gempita sepakbola nasional. Ia sempat tidak punya klub.

Tapi 2014 lalu jadi tahun kebangkitan Kim. Ia mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi di Pelita Bandung Raya (PBR) dan akhirnya diterima sebagai bagian dari tim.

Pemain naturalisasi keturunan Jerman itu kemudian menjelma jadi bagian vital PBR. Perannya nyaris tidak tergantikan sebagai pemain PBR di posisi gelandang. Berkat andilnya, PBR pun dibawa melaju hingga semifinal Indonesia Super League (ISL) 2014.

Jika menilik kontestan ISL musim lalu, PBR jelas di luar perhitungan banyak pihak. Dengan materi pemain apa adanya, bahkan terbilang murah-meriah, PBR mampu menembus jajaran elite ISL dan menyingkirkan tim yang lebih mapan.

Bersama PBR, Kim merasa terlahir kembali sebagai pesepakbola. Bakat alaminya kembali muncul. Bahkan banyak pihak menyebut penampilan Kim musim ini jauh lebih baik ketimbang saat masih memperkuat Persema.

"Iya juga sih (merasa terlahir kembali)," ujar Kim di Lapangan Sesko AU, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu 1 April 2015.

Untuk kecemerlangan kariernya saat ini, Kim menyebut Muli sebagai manajernya yang punya jasa besar. Ia orang yang membawa Kim ke PBR.

"Kalau dia enggak dapat klub ini buat saya, mungkin karier saya sudah selesai. Jadi saya berterima kasih sama dia karena dia ngasih saya kesempatan untuk seleksi di klub ini," ungkapnya.

Selain sosok Muli, ia menyebut sosok pelatih Dejan Antonic yang berjasa dalam kariernya kini. "Saya punya pelatih bagus. Buat saya penting itu punya pelatih yang kasih kepercayaan ke saya (untuk bermain)," jelas Kim.

Secara pribadi, pria kelahiran Jerman 23 Maret 1990 itu merasa cocok bekerjasama dengan Dejan. Sang pelatih benar-benar jadi mentor dalam pengembangan kariernya sebagai pesepakbola di PBR.

Jika Dejan tidak memberinya kesempatan bergabung di PBR, Kim mungkin saat ini sudah tidak ada di Indonesia. Ia akan mencoba peruntungan lain di tanah kelahirannya.

"Bisa saja kalau enggak di sini, saya enggak tahu lagi (harus apa). Mungkin pulang ke Jerman atau ke mana," tandasnya.

Sementara setelah pencapaian luar biasa musim lalu, Kim tak merasa puas. Ia juga tetap setia bersama PBR dan makin bersemangat melakoni musim keduanya. Ia ingin tampil lebih baik lagi bersama 'The Boys Are Back'.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement