Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penampilan Arsenal di Emirates Dikritik Legenda Inggris

Rintani Mundari , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2015 |18:33 WIB
Penampilan Arsenal di Emirates Dikritik Legenda Inggris
(Foto: REUTERS/Eric Gaillard)
A
A
A

MANCHESTER – Usai Mesut Özil, giliran Arsenal secara keseluruhan yang mendapat kritik dari legenda Inggris, Paul Scholes. Kritik ini dilayangkan Scholes lantaran Meriam London gagal melangkah ke fase perempatfinal Liga Champions.

Melakoni leg kedua di Stade Louis II, Arsenal mampu mengalahkan tuan rumah, AS Monaco 0-2. Akan tetapi kekalahan 1-3 di Emirates Stadium, membuat pasukan Arsene Wenger itu harus memupuskan impian menjadi satu-satunya wakil Inggris di kasta tertinggi Eropa.

Akan tetapi, kritikkan Scholes bukan merujuk pada penampilan Arsenal di leg kedua, melainkan pada leg pertama. Menurut eks bintang Timnas Inggris itu, The Gunners tak mampu mengatasi berbagai tekanan yang ditimbulkan pasukan Leonardo Jardim.

Sementara di leg kedua, penampilan Olivier Giroud cs mendapat sanjungan. Sejak wasit Svein Oddvar Moen meniup peluit babak pertama, Arsenal tampil impresif dan terus menekan hingga 90 menit pertandingan berakhir.

"Di Monaco, Arsenal menunjukkan apa yang mereka bisa saat borgol lepas dari tangan mereka dan mereka harus keluar menyerang. Itu adalah penampilan brilian menghadapi klub yang sangat biasa, meskipun mereka gagal mendapatkan gol ketiga," tulis Scholes dalam kolom Standard Sport, Jumat (20/3/2015).

"Itulah Arsenal! Barulah ketika mereka lepas dari tekanan, mereka dapat memainkan sepak bola terbaik,” tuntas pria berusia 40 tahun itu.

(Rintani Mundari)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement