CEO QPR Bicara Soal Hilangnya Air Asia

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 29 Desember 2014 09:25 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 29 45 1084999 ceo-qpr-bicara-soal-hilangnya-air-asia-k8CrmT4c5W.jpg CEO Air Asia dan QPR, Tony Fernandes, berharap pesawat ditemukan. (Foto: AFP/Manan Vatsyayana)

SURABAYA - CEO Air Asia sekaligus Presiden klub Premier League, Queens Park Rangers, Tony Fernandes mengaku terpukul dengan tragedi hilangnya pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ 8501. Pria 50 tahun itu berharap pesawat yang hilang kontak bisa ditemukan dalam waktu dekat.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini, sangat sulit dipercaya hal ini bisa terjadi. Kami berharap pesawat segera ditemukan dalam waktu dekat. Kemudian kami bisa mengetahui apa penyebab dari kejadian tersebut,” ujarnya seperti mengutip BBC, Senin (29/12/2014).


Menurut pria asal Malaysia tersebut, hal terpenting saat ini adalah menjaga kondisi psikologis keluarga korban agar tidak larut dalam kesedihan. “Perhatian kami saat ini tercurah kepada kerabat dan keluarga terdekat hilangnya pesawat. Keluarga penumpang jadi prioritas kami,” sambungnya.

Seperti diketahui, pesawat Air Asia QZ8501 yang terbang dari Surabaya tujuan Singapura hilang kontak setelah terbang sekitar kurang lebih satu jam pada Minggu (28/12/2014) pagi WIB. Pesawat terbang dari Surabaya pada pukul 05.36 WIB dan hilang dari radar sekitar pukul 06.18 WIB.

Pesawat jenis Airbus A-320-200 tersebut mengangkut 155 penumpang, terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak dan 1 bayi. Selain itu, maskapai yang berdiri pada 1993 itu diawaki satu pilot dan co pilot serta empat orang kru kabin.

(FAP)

BERITA FOTO
+ 7

Wapres Pantau Pencarian Air Asia

Wapres Jusuf Kalla (kiri) didampingi Kasubdid Perencanaan dan Pengembangan Sistem Komunikasi, Direktorat Komunikasi Basarnas, Barokna (kanan) memantau pencarian pesawat Air Asia QZ8051 dengan rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak melalui layar monitor di Kantor Basarnas Jakarta, Minggu (28/12/2014). Pemerintah akan mengeluarkan kekuatan penuh untuk mencari pesawat Air Asia yang membawa 138 penumpang dewasa, 16 anak, satu bayi serta tujuh awak pesawat yang diduga hilang di lepas Pantai Belitung.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini