Eks Bek United Mengakui Kalau Kariernya Menurun

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 15 Desember 2014 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 15 45 1079513 eks-bek-united-mengakui-kalau-kariernya-menurun-aHTlpweeXT.jpg Ferdinand mengakui bahwa kariernya saat ini telah menurun (Foto: REUTERS)

LONDON – Rio Ferdinand tak mendapatkan kepercayaan untuk tampil dari pelatih Harry Redknapp dalam beberapa pertandingan terakhir Queens Park Rangers (QPR). Meski begitu, mantan pemain tim nasional Inggris itu mengaku tidak menyesal telah bergabung dengan klub berjuluk The Hoops tersebut.

Ferdinand memilih bergabung dengan QPR usai tak memperpanjang kontraknya bersama Manchester United pada akhir musim lalu. Bersama klub asal London tersebut, Ferdinand sudah tampil sebanyak tujuh laga.

Akan tetapi, dalam beberapa laga terakhir yang dilakoni oleh QPR, Ferdinand tak mendapatkan kepercayaan dari Redknapp untuk tampil. Hal itu pun lantas membuat banyak kalangan menganggap bahwa pemain berusia 36 tahun itu menyesal telah bergabung dengan QPR.

Melihat itu, membuat Ferdinand pun angkat bicara mengenai kondisi dirinya di dalam skuad QPR. Ia juga membantah bahwa menyesal telah memilih merumput bersama Niko Kranjcar cs pada musim 2014-2015 ini.

“Tidak ada pesepakbola yang merasa senang selalu duduk di bangku cadangan. Jadi, saya akan bohong kalau saya mengatakan bahwa saya sepenuhnya baik-baik saja di sini meski tidak main untuk QPR dalam beberapa laga terakhir,” ucap Ferdinand, seperti dilansir The Guardian, Senin (14/12/2014).

“Ketika Anda telah menikmati semua kesuksesan bersama klub sebesar Manchester United dalam waktu lebih dari satu dekade, tak bisa dimungkiri situasi saya sekarang adalah sebuah penurunan dalam karier saya,” sambung mantan pemain Leeds United tersebut.

“Namun, jangan berpikir bahwa saya memiliki rasa penyesalan setelah memutuskan untuk pergi ke Loftus Road. Pada dasarnya saya memang tidak menyesal berada di sini. Saya sadar bahwa saya mungkin tidak akan main pada setiap pertandingan. Saya ingin bersikap realistis untuk saat ini. Pada usia 36 tahun, itu tidak akan pernah terjadi,” tuntasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini