Share

Torres Jadi Misteri Dunia Sepakbola

Rintani Mundari, Jurnalis · Jum'at 28 November 2014 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 28 51 1071946 torres-jadi-misteri-dunia-sepakbola-nkCd8w9Vi5.jpg Torres sempat menjadi salah satu penyerang berbahaya di Eropa. Namun perlahan penampilannya menurun, dan itu menjadi misteri hingga kini. (Foto: REUTERS/Stefano Rellandini)

MANCHESTER - Legenda sepakbola, Paul Scholes akan merasa bahagia bila mantan klubnya, Manchester United mendatangkan Fernando Torres di masa keemasannya. Sang pemain sendiri kini tengah dipinjamkan ke klub Serie A, AC Milan.

Torres meninggalkan klub yang membesarkan namanya, Atletico Madrid pada musim 2007 silam untuk menandatangani kontrak senilai 21 juta pounds bersama Liverpool. Tak membutuhkan waktu lama bagi Torres untuk beradaptasi dengan kompetisi baru, Premier League.

Di musim perdananya bersama si Merah, penampilan Torres langsung menyihir dengan menyarangkan 24 gol dalam 33 pertandingan Premier League. Gol demi gol sukses ditorehkan sehingga membuat sang rival, Chelsea memutuskan untuk meminangnya di musim 2010 lalu.

Sayang, sinar pemain berusia 30 tahun itu justru meredup kala berseragam The Blues. Pemain yang ditebus dengan mahar sensasional 50 juta pounds tersebut tak mampu membayar ekspektasi klub maupun fans, Torres pun dianggap sebagai pembelian gagal.

Setelah empat musim berada di Stamford Bridge dan hanya mengemas 20 gol, Chelsea akhirnya memutuskan untuk meminjamkan Torres ke Milan. Terlebih klub besutan Jose Mourinho itu berhasil mendapatkan darah segar, yakni Diego Costa pada jendela transfer musim panas lalu, sehingga tenaga Torres tak lagi dibutuhkan.

“Apa yang terjadi pada Torres sungguh luar biasa. Dari pemain yang hebat musim 2009 lalu, ketika ia membuat Nemanja Vidic kesulitan di Old Trafford, hingga ia menjadi pemain seperti saat ini. Ia sudah menjadi salah satu misteri di dunia sepakbola,” kata Scholes, seperti dilansir London Evening Standard, Jumat (28/11/2014).

“Saya sadar bahwa ketika ia berada di Chelsea, terutama musim 2012/13, ia tampil cukup baik. Akan tetapi, secara keseluruhan penurunan yang dialaminya cukup drastis. Di saat terbaiknya, ia merupakan pemain yang saya inginkan keberadaannya di United. Namun, segalanya berubah ketika ia berada di Chelsea,” tuntas sang legenda.

(rin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini