Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Sampdoria vs AS Roma

Serigala Roma "Ompong" di Kandang Sampdoria

Tri Agung Widy , Jurnalis-Minggu, 26 Oktober 2014 |04:11 WIB
Serigala Roma
AS Roma menemui kesulitan bobol gawang Sampdoria (Foto: Reuters)
A
A
A

GENOVA – Pasca di cukur habis Bayern Munich di Liga Champions, AS Roma bak kehilangan sentuhannya di giornata kedelapan Serie A, Minggu (26/10/2014) kontra Sampdoria. Skuad asuhan Rudi Garcia hanya mampu mengakhiri laga dengan skor imbang tanpa gol, 0-0.

Padahal laga berjalan sengit dan menarik, dengan sejumlah peluang matang di mulut gawang masing-masing. Namun, sayang penyelesaian akhir yang buruk menjadi akibat dari skor kacamata tersebut.


Jalannya Pertandingan


Babak Pertama


Peluit babak pertama dibunyikan! Selagi konsentrasi belum sepenuhnya terkumpul, Roma langsung melancarkan serangan di menit awal laga. Peluang pertama dari Gervinho, berkat kerjasamanya dengan Francesco Totti di sisi kiri menghasilkan terobosan ke dalam kotak penalti. Namun sayang bola terlalu deras, sehingga mampu diamankan Sergio Romero.

Kans dari Sampdoria melalui tendangan bebas Manolo Gabbiadini yang hanya memberikan umpan pendek. Bola dengan cepat disambar Roberto Soriano, sial sepakannya ke tiang dekat masih bisa dijangkau Morgan De Sanctis. Selamat gawang Roma!

Kali ini Serigala Roma kembali membalas serangan, melalui umpan-umpan pendek dari lini tengah. Totti masih menjadi motor serangan dengan menggulirkan bola ke Jose Holebas. Tak lama membawa bola, ia langsung melepaskan tembakan. Sayang datangnya bola masih bisa ditebak sang kiper.

Memasuki 20 menit jalannya laga, kedua tim saling jual-beli serangan. Beberapa kali ujung tombak dari masing-masing kubu mampu mengancam, namun sayangnya belum bisa memecah kebuntuan.

Aksi duo Sampdoria Soriano dan Gabbiadini di sisi kanan sejauh ini mampu membuat Radja Nainggolan kerepotan, terutama dari passing-passing pendeknya. Kerjasama sejauh ini kerap menghasilkan umpan silang nan indah ke dalam kotak penalti tim tamu.

Kesempatan emas Gervinho! Setelah lepas dari perangkap off-side, mantan pemain Arsenal itu berlari dengan cepat ke kotak penalti. Sayang masih bisa dikejar dan tembakannya mampu diblok bek Sampdoria.

Nainggolan terlihat geram dengan tekel berbahaya yang dilakukan Soriano dari belakang. Pemain Belgia keturunan Indonesia itu pun gagal melancarkan serangan via serangan balik akibat dilanggar Soriano.

Il Giallorossi kembali mendapat peluang matang! Melalui tendangan voli indah yang dilesakkan Holebas di menit 40. Sial masih membentur Lorenzo De Silvestri, dan menghasilkan tendangan sudut untuk ke sekian kalinya.

Hingga turun minum skor masih kacamata, meskipun kedua tim silih berganti menebar ancaman ke jantung pertahanan masing-masing. Masih sama kuat 0-0.

Babak Kedua


Kick off paruh kedua digulirkan! Di interval pertama berjalan cukup menarik dan sengit. Terlihat dari serangan-serangan yang dilancarkan kedua tim dan persaingan di lini tengah. Kedua tim sama-sama memiliki masalah dalam penyelesaian akhir.

Memasuki menit ke-50, belum terlihat perbedaan dari permainan di babak pertama. Kedua allenatore tampaknya masih nyaman memainkan strategi yang serupa, seperti di menit awal pertandingan.

Saat turun minum pelatih Sampdoria, Sinisa Mihajlovic, seperti menginsruksikan anak-anak asuhannya untuk mendominasi penguasaan bola. Tentunya sebagai upaya memecah kokohnya pertahanan Roma yang digalang Mapou Yanga-Mbiwa dan Davide Astori.

Gabbiadini berhasil merobek gawang De Sanctis! Terlihat sudah melakukan selebrasi, sial gol-nya dianulir wasit lantaran posisinya saat mencetak gol sudah terperangkap off-side terlebih dahulu.

Baik Sampdoria ataupun Roma masih menerapkan skema pertahanan yang ketat. Kurangnya kreatifitas di lini tengah membuat masing-masing skuad mampu membaca arah permainan.

Gabbiadini benar-benar begitu berambisi untuk menceploskan bola ke gawang De Sanctis. Kali ini melalui tendangan spekulasinya dalam kotak penalti, namun masih bisa dihalau rapatnya pertahanan Roma.

El Capitano, Totti hampir saja membuka keunggulan bagi Roma setelah memanfaatkan bola liar hasil sepakan sudut. Seakan dewi fortuna belum menaungi, sontekannya masih menyamping dan hanya menyentu sisi jaring gawang. Aman-lah gawang Sampdoria!

Memasuki menit ke-70, Roma mencoba menyegarkan kondisi skuad dengan memasukan Miralem Pjanic menggantikan Adem Ljajic. Dengan harapan, kebolehan pemain asal Bosnia-Herzegovina itu dalam mengeksekusi bola mati dapat mengasilkan angka pertama.

Tak banyak perubahan yang terjadi bagi kedua tim, yang sama-sama memiliki masalah serupa, yakni di penyelesaian akhir yang buruk. Akibatnya sampai mendekati waktu normal berakhir, papan skor tak kunjung berubah.

Memasuki menit-menit akhir kedua kubu saling meningkatkan gempuran ke area pertahanan lawan. Namun, selalu kandas di kaki penjaga jantung pertahanan masing-masing. Hingga laga berakhir, skor tak beranjak sedikitpun. 0-0 untuk kedua tim.

Susunan Pemain


Sampdoria: Romero, De Silvestri, Gastaldello, Romagnoli, Vasco Regini (Djamel Mesbah 68’); Palombo, Obiang, Manolo Gabbiadini (Gonzalo Bergessio 86’), Soriano, Eder (Luca Rizzo 83’), Okaka

AS Roma: De Sanctis, Torosidis, Astori, Yanga-Mbiwa, Holebas, Florenzi, De Rossi, Nainggolan, Gervinho, Francesco Totti (Matia Destro 78’), Adem Ljajic (Miralem Pjanic 72’)

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement