"Premier League Butuh Banyak Pemain Lokal"

Putri Utami, Jurnalis · Minggu 11 Mei 2014 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 11 45 983385 7uWoIigCah.jpg Gregory "Greg" Dyke (Foto:Ist)

LONDON – Turnamen Premier League terkenal dengan permainannya yang sangat baik dan manajemen yang teratur. Hal ini terlihat dari perburuan gelar yang sangat ketat dan sulit diduga siapa yang keluar sebagai pemenang, bahkan hingga akhir laga menjelang.

Akan tetapi ada yang disayangkan oleh Ketua FA (Asosiasi Sepakbola Inggris) Greg Dyke, lantaran sedikitnya para pemain yang berdarah asli Inggris dalam Premier Legue. Pihak FA mencatat jumlah pemain Inggris yang bermain di Premier League mengalami penurunan sebanyak enam persen di banding musim lalu.

“Ini liga yang sangat fantastis musim ini. Saya rasa Premier League sangat brilian. Tapi saya rasa hanya ada dua pemain Inggris yang ada di City dan dua atau tiga di Chelsea dan sepertinya musim depan tidak sebanyak itu – hal ini cukup membuat saya depresi,” ungkapnya seperti dilansir Sky Sports, Minggu (11/5/2014).

“Saya rasa angka pemain Inggris (di Premier League) menurun dari musim lalu, empat klub tahun lalu rata-rata memiliki 29 persen pemain inggris sedangkan musim hanya 23 persen, saya pikir kita harus khawatir akan hal ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Manchester City yang difavoritkan menjadi juara juga hanya memiliki dua pemain asal Inggris yaitu Joe Hart dan James Milner yang memiliki banyak jam terbang. Sedangkan Chelsea hanya memiliki tiga pemain Inggris yang memiliki jam terbang regular seperti John Terry, Gary Cahill, dan Frank Lampard. Greg berharap para pemilik klub bisa lebih fokus lagi membina para pemain pribumi untuk berlaga di turnamen sendiri

"Apa yang mereka (pemilik klub) pedulikan. Banyak dari mereka, yang menghabiskan banyak uang pada program akademi, mengatakan, 'Tapi tunggu dulu, apa yang saya dapat kembali untuk hal ini?',” tambahnya.

“Ketika Chelsea belum memiliki pemain dari akademi mereka dan kemudian ada John Terry, anda mulai bertanya-tanya, baik, tunggu dulu, ini mungkin adalah akademi yang paling mahal di Inggris. Saya selalu suka Inggris karena menentang perubahan Namun kemudian anda harus mengatakan, ‘Ya tunggu, kami memiliki liga terbaik di dunia, tapi kami tidak punya program pengembangan terbaik di dunia dengan cara apa pun’,” tuntasnya.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini