Piala Dunia 2010

Achmad Firdaus, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2014 12:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 02 11 357 938975 IBPeBbgp3q.jpg Spanyol juara untuk pertama kali.(foto:ist)

Gelaran Piala Dunia 2010 menjadi momen bersejarah buat Negara-negara Afrika. Ya, untuk pertama kali dalam sejarah, turnamen sepakbola terakbar dunia digelar di tanah Afrika.

Afrika Selatan akhirnya dipilih FIFA, usai menyisihkan dua Negara Afrika lainnya, yakni Maroko dan Mesir. Afrika pun jadi Negara pertama di kawasan Afrika yang menggelar Piala Dunia.

Banyak terjadi kejutan pada Piala Dunia edisi ke-19 ini. Dua tim finalis Piala Dunia 2006, Prancis dan Italia mencatatkan rekor buruk pada perhelatan kali ini. Keduanya harus tersingkir di babak penyisihan grup lantaran hanya jadi tim juru kunci di grup masing-masing.

Prancis yang tergabung di Grup A bersama Uruguay, Meksiko dan tuan rumah Afrika Selatan gagal melaju ke babak 16 besar lantaran menelan dua kekalahan dari tiga laga. Kegagalan Prancis juga dibumbui isu perpecahan di ruang ganti tim.

 

Setali tiga uang dengan Prancis, Italia yang menyandang predikat juara bertahan, harus terhenti langkahnya di babak penyisihan grup. Gli Azzurri yang kala itu masih ditukangi Marcelo Lippi -pelatih yang membawa Italia jadi juara pada 2006- tidak mampu memetik kemenangan di tiga laga penyisihan grup. Alhasil, sang juara pun harus tersingkir setelah kalah bersaing dengan Paraguay dan Slovakia yang lolos ke babak berikutnya.

Terlepas dari kegagalan Prancis dan Italia, Spanyol yang menyandang predikat juara Euro 2008, memulai turnamen dengan buruk. Anak-anak asuh Vicente Del Bosque membuka partai perdana penyisihan grup dengan kekalahan. Spanyol di luar dugaan takluk dari Swiss.

Beruntung, Fernando Torres dkk. berhasil bangkit dengan menundukkan Honduras dan Cile untuk kemudian lolos ke babak 16 besar dengan status juara grup.

Seiring waktu berjalan, penampilan Spanyol terus menanjak.  Meski hanya menang tipis 1-0, namun Spanyol berhasil mengangkangi tim-tim kuat macam Portugal di 16 besar, Paraguay (perempatfinal), Jerman (semifinal) dan di laga terakhir menaklukkan Belanda di partai puncak. Gol semata wayang Andres Iniesta mengantar Spanyol merebut gelar juara dunia pertamanya.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini