nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Persiba Ikat 4 Pilar Timnas, Eze Masih Alot

Ridwan Anshori, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2013 00:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 01 23 49 750985 112ui3EBph.jpg Handi Ramdan (Foto: Okezone)

BANTUL - Manajemen Persiba Bantul berhasil mengikat empat pilar yang menjadi pemain Timnas. Mereka adalah kiper Wahyu Tri Nugroho, Slamet Nurcahyo, Nopendi dan Handy Ramdhan. Tiga pemain merupakan muka lama, sedangkan Handy merupakan pemain seleksi yang musim lalu membela Persija IPL.

Manajer Persiba Briyanto mengatakan, jerih payah manajemen dalam bernegoisasi dengan empat pemain yang sedang menjalani TC Timnas di Medan membuahkan hasil positif. "Keempat pemain kita negoisasi via telepon. Semuanya berakhir dengan kesepakatan alias deal membela Persiba musim ini," katanya, Rabu (23/1/2013).

Dia mengaku bangga bisa mempertahankan empat pilarnya tersebut. Setidaknya bisa menjaga dari 'pembajakan' yang dilakukan klub lain yang berminat menggunakan jasa para pemain Persiba di Timnas. "Ini menunjukkan tingkat keberhasilan manajemen dalam bernegoisasi dengan pemain incaran relatif bagus," ujarnya.

Selain mengikat kontrak empat pemain di Timnas, manajemen tim Laskar Sultan Agung juga berhasil mengamankan tanda tangan stopper musim lalu, Eduardo Bizarro. "Edu (panggilan akrab Eduardo Bizarro) juga sudah deal dengan manajemen," imbuhnya.

Menurut Briyanto, satu pekerjaan negosiasi yang masih alot adalah dengan Ezequiel Gonzalez. Sampai saat ini, playmaker asal Argentina ini belum menyepakati nilai kontrak yang ditawarkan manajemen. "Dengan Eze masih alot, sampai saat ini masih berlangsung (proses negosiasi)," ungkap dia.

Namun, Mantan Manajer Timnas U-17 PSSI ini optimitis bisa mengamankan jasa pemain yang sudah lima musim menjadi idola Paserbumi (suporter Persiba). "Belum deal, tapi kami optimis. Presentase deal lebih besar dibanding mentok. Sekarang tinggal berapa persen saja sudah menjadi skuad Persiba," jelas Briyanto.

Jika Eze sudah menyepakati nilai kontrak, praktis skuad Persiba untuk berlaga di Indonesia Premier League (IPL) musim ini sudah lengkap. Bergabung Bizarro dan Handy membuat posisi stopper Persiba ideal. Keduanya akan saling bahu membahu dengan dua pemain di posisi yang sama, Slamet Widodo dan Ahmad Taufik.

Sekretaris Persiba Wikan Werdho Kisworo menambahkan, manajemen sejak awal memasukkan Handy Ramdhan sebagai prioritas pemain yang akan direkrut. Handy diplot sebagai pengganti Wahyu Wijiastanto yang hijrah ke Semen Padang sekaligus menutupi lubang pemain seleksi Nova Arianto yang memilih bergabung bersama Pelita Bandung Raya. “Dengan hadirnya Handy, lini belakang kami sudah aman,” kata dia.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini