"Saya Bukan Kiper, Giggs, atau Maldini"

Rintani Mundari, Jurnalis · Kamis 01 November 2012 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 01 45 712175 k0bpCfc30N.jpg Dimitar Berbatov. (Foto: Reuters)

LONDON – Sepakbola tampaknya telah menyatu dan menjadi nadi dalam tubuh Dimitar Berbatov. Kecintaannya terhadap si kulit bundar menjadikan striker yang kini membela klub asal London, Fulham itu bertekad untuk tetap berada di lapangan hijau hingga usianya berada di angka 40 tahun.

 

“Saya memang bukanlah seorang kiper, Ryan Giggs, atau Paolo Maldini. Namun, saya ingin terus bermain hingga usia saya 40 tahun. ” ungkap Berbatov, seperti dilansir The Sun, Kamis (1/11/2012).

 

“Yang pasti, saya ingin bermain di Inggris selama beberapa musim lagi. Saya mencintai Inggris, mentaliltas, budaya, dan tentu saja sepakbolanya,” sambungnya.

 

Pemain kelahiran Blagoevgrad, Bulgaria, 31 tahun silam itu mengawali kariernya dengan bergabung bersama klub lokal, Pirin Blagoevgrad. Penampilan gemilangnya menjadikan klub papan atas Bulgaria, CSKA Sofia merekrutnya di musim 1998 silam.

 

Berba, begitu Berbatov biasa disapa kemudian memulai peruntungannya dengan bergabung dengan klub Bundesliga, Bayern Leverkusen II pada musim 2001. Tak sampai semusim, Berba sukses menembus skuad utama Leverkusen dan menjaringkan 69 gol dalam 154 pertandingan.

 

Tottenham Hotspur menjadi pelabuhan karier Berba selanjutnya. Berada di White Hart Lane selama dua musim (2006-2008), Berba menyumbang 27 gol, dan mengantar Spurs finis di posisi lima Premier League musim 2006-2007. Torehan mengagumkan itulah yang menjadikan Manchester United kepincut untuk merekrut Berba.

 

Pada musim 2008, mimpi Setan Merah terealisasi. Berba setuju membubukan tanda tangannya di atas kontrak berdurasi empat musim bernilai 30 juta pounds atau sekira Rp466 miliar, sekaligus menjadi rekor penjualan pemain termahal Spurs.

 

Bersama United Berba telah menyumbang 48 gol dalam 108 pertandingan. Perannya selama ini pun tak tergantikan, ia selalu menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson di lini serang. Namun, musim 2011, Berba gagal bersaing dengan para pemain muda, sehingga menyebabkannya menjadi penghias bangku cadangan, dan memutuskan untuk bergabung ke Fulham pada jendela transfer musim panas lalu.

 

Kendati kini mencintai kehidupan barunya di Craven Cottage, namun ketika ditanya perihal akankah Fulham menjadi klub terakhirnya, Berba yang telah mengantongi tiga gol dalam lima pertandingan, menjawab: “Sungguh, hingga saat ini saya masih belum tahu.”

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini