Image

Arema IPL ke ISL: Alasan Kualitas?

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2012, 02:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 10 10 49 701585 RaSOtkOYCr.jpg Foto: Wikipedia

MALANG - Rencana kepindahan Arema FC versi Indonesian Premier League (IPL) ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan menjadi isu santer di Malang. Kepindahan tersebut terbilang cukup mengejutkan.

Sebab selama ini Arema IPL dianggap sebagai salah satu klub kesayangan PSSI yang menggulirkan IPL. Selain itu penyeberangan Arema IPL bakal memunculkan dua klub Arema di satu kompetisi, karena Arema ISL telah terlebih dulu berada di kompetisi yang dijalankan PT Liga Indonesia (LI).

Arema versi ISL kini berencana melakukan merger dengan Pelita Jaya dan akan menjadi ‘klub baru’ di pentas ISL. Dengan bergabungnya dua tim, maka ada satu slot yang bisa ditempati Arema IPL jika ingin meninggalkan kompetisi IPL.

Lantas, apa alasan Arema IPL hijrah? Manajemen secara resmi belum menguak alasan sebenarnya. Manajer Arema IPL Risky Dachlan hanya mengatakan kompetisi ISL sekarang sudah legal karena berada di bawah PSSI dan rencananya bakal menyatu dengan IPL.

“Itu baru wacana saja kok. Kebetulan karena ISL sekarang sudah sah diakui sebagai liga resmi. Sedangkan secara serius belum ada pembicaraan lebih lanjut. Jadi hingga sekarang kami tetap proyeksikan tim untuk berlaga di IPL musim depan,” terangnya.

Di mana pun kelak bertanding, Risky mengatakan Arema IPL siap dan akan menyusun tim sebaik mungkin. Rencananya Arema bakal mulai melakukan persiapan paling lambat akhir November mendatang, yakni pembicaraan kontrak pemain.

Sementara, menurut sumber di internal Arema IPL, munculnya wacana kepindahan  ke ISL karena dipicu kualitas kompetisi dan daya jual. Berdasarkan analisa dan evaluasi manajemen, bertanding di IPL dalam semusim terakhir lebih banyak memunculkan kekecewaan.

Arema beberapa kali merasa dirugikan terkait pengelolaan liga, terutama soal wasit dan keputusan-keputusan PT LPIS yang tidak tepat. “Alasan sebenarnya adalah kekecewaan. Arema menilai kualitas PT LPIS tidak memadai dari beberapa sisi,” ucap sumber tersebut.

Alasan lain adalah daya jual Arema IPL yang rendah ketika berlaga di kompetisi IPL. Arema kesulitan mencari sponsor musim lalu karena gengsi kompetisi yang tidak menjanjikan. Publik menganggap kualitas IPL masih jauh di bawah ISL.

Masih menurut sumber tersebut, manajemen pesimistis Arema bakal berkembang dan menjadi klub bergengsi jika meneruskan sepak terjang di IPL. Apalagi musim depan kualitas IPL diprediksi menurun karena hengkangnya Semen Padang dan Persijap Jepara yang juga memilih ISL.

Bahkan dalam semusim terakhir, Arema IPL cenderung diremehkan karena berlaga di IPL. “Sampai saat ini masih tahap penjajakan untuk memilih kompetisi musim depan. Tapi untuk berpindah kompetisi sebenarnya tidak sulit bagi Arema,” terang sumber itu.

Arema adalah klub IPL yang selama ini tidak terikat pada Konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI). Posisi yang demikian membuat Arema bisa memilih kompetisi tanpa ada ‘intimidasi’ dari konsorsium seperti klub-klub IPL lainnya.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini