Bantai Bontang FC, Arema Gagal Tembus Tiga Besar

Kukuh Setiawan, Jurnalis · Selasa 17 Juli 2012 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 17 49 664737 lxPptTqFWJ.jpg Logo IPL (foto:Ist)

MALANG — Arema FC menuai kemenangan terbesar sepanjang musim Indonesian Premier League (IPL). Di laga terakhir menjamu Bontang FC di Stadion Gajayana, Arema FC membantai tim tamu tanpa ampun dengan skor 7-0. Ini rekor kemenangan terbesar di IPL musim ini. 

 

Sayang, walau menang besar, Arema gagal mengunci posisi ketiga klasemen akhir IPL, karena saat yang bersamaan Persibo Bojonegoro mengalahkan PSMS Medan 2-0. Persibo berada di urutan ketiga klasemen akhir dengan 36 poin, sedangkan Arema FC di bawahnya dengan koleksi 35 poin.

 

Kendati demikian, kemenangan 7-0 merupakan penutup manis kompetisi IPL musim 2011-2012. Kemenangan Arema diwarnai hattrick Roman Chmelo di menit 37, 67, dan 90. Sedangkan empat gol lain dikreasikan Ahmad Amiruddin, Putut Waringin jati, Anggo Julian dan Jaya Teguh Angga.

 

Superioritas tuan rumah sudah kentara sejak babak pertama. Arema jauh lebih baik, dalam permainan maupun upaya untuk memenangi pertandingan. Bontang FC dibuat tak berkutik oleh tekanan tuan rumah dan hanya berkutat di wilayah pertahanan sendiri.

 

Sangat wajar jika tiga gol ditelan tim asuhan Edy Simon di babak pertama, yakni melalui Amiruddin, Roman Chmelo, serta Putu Waringin Jati. Tim tamu sepertinya hanya skor nyawa dan tak mempunyai potensi untuk menang, apalagi setelah kiper Firman Nurdin dikartu merah setelah mengganjal Roman Chmelo. 

 

Bermain dengan 10 orang dan ketinggalan tiga gol, membuat Bontang sudah menyerah sebelum babak pertama berakhir. Sangat wajar jika pada babak kedua Arema semakin tak terbendung dan menggelontor gawang Bontang yang dijaga Sumardi dengan tambahan empat gol.

 

Roman Chmelo menjadi penampil terbaik di laga penutup IPL tersebut. Pergerakan, umpan, serta determinasi pemain asal Slovakia ini membuat Bontang gigit jari. Tiga gol ke gawang Bontang sekaligus menegaskan bagaimana permainannya sore itu.

 

“Saya senang dengan kemenangan besar ini. Tapi di sisi lain merasa belum puas karena kami hanya finish di posisi empat klasemen akhir IPL. Kami sudah memberikan semua yang kami mampu musim ini. Saya tetap bangga dengan kerja keras pemain,” ucap Pelatih Arema FC Dejan Antonic.

 

Sementara itu, dari Medan Persibo Bojonegoro yang membawa skuad sangat minim dan satu pemain asing, justru menang atas PSMS. Kemenangan ditentukan di menit akhir melalui gol Leke Anderson menit 86 dan Jajang Paliama di masa injury time.

 

Posisi ketiga di klasemen akhir IPL menjadi pelengkap kegembiraan persibo yang dua hari lalu menyabet gelar juara Piala Indonesia. Walau membawa skuad minim dan hanya ada dua pemain di bangku cadangan, Persibo nyatanya tak terpengaruh dan berhasil menutup musim ini dengan cukup memuaskan.

(fir)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini