Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pirlo: Hanya Spanyol Mampu 'Kangkangi' Italia

Randy Wirayudha , Jurnalis-Rabu, 04 Juli 2012 |08:08 WIB
Pirlo: Hanya Spanyol Mampu '<i>Kangkangi</i>' Italia
Andrea Pirlo (Photo: Getty Images)
A
A
A

ROMA – Jangankan skor 0-4 yang harus diterima Italia atas Spanyol di final Euro 2012. Skor se-tipis apapun pastinya akan diakui trequartista Andrea Pirlo bahwa memang Spanyol lebih superior ketimbang Italia.
 
Dari cara La Selección – julukan Spanyol – mendominasi sirkulasi bola saja, sudah nyata nampak bahwa mereka mampu menjadikan Gli Azzurri sebagai pihak inferior. Tapi Pirlo hanya bersedia mengakui Spanyol – minus tim lain – menjadi satu-satunya lawan Italia yang levelnya berada di atas Italia.
 
“Sara rasa, Spanyol adalah satu-satunya lawan yang belum mampu kami samai dalam hal sirkukasi dan penguasaan bola. Penampilan kami sudah hebat hingga akhirnya kami berada di final. Kami tak mampu bermain di atas standar,” tutur Pirlo.
 
Ya, standar yang sejatinya harus ditampilkan Pirlo sebagai dinamo permainan tim maupun pemain lain dengan tugas berbeda. Tapi gelandang Juventus itu enggan menunjuk siapa yang harus menjadi kambing hitam.
 
“Peran saya di turnamen dan final? Saya tak ingin membicarakannya. Saat kami kalah, seluruh tim ikut kalah. Tak ada gunanya membicarakan pemain ini atau pemain itu,” lanjut mantan punggawa AC Milan tersebut.
 
Jika ingin mengingat kembali laga final Senin dini hari di Kiev, La Nazionale memang sama sekali tak tersentuh dewi fortuna. Bak jatuh lalu tertimpa tangga, Italia mesti bermain dengan 10 orang dalam kondisi ketertinggalan 0-2.
 
Centrocampista Thiago Motta yang belum lama menginjak lapangan usai menggantikan Riccardo Montolivo, mesti ditarik keluar karena didera cedara hamstring. Parahnya lagi, pergantian Motta tersebut merupakan jatah terakhir Italia dalam pergantian pemain.
 
“Di final, kami benar-benar bernasib sial: banyak masalah fisik di skuad kami. Sejumlah peluang-pun harus terbuang dan kami harus bermain dengan 10 orang di sisa waktu 30 menit,” tambahnya.
 
“Masalah cedera itu bukan hal aneh saat anda bermain di banyak laga dalam jadwal yang padat, terutama setelah mengakhiri satu musim yang panjang,” pungkas pemain yang lahir dari keluarga ‘baron’ industri baja tersebut.

(Randy Wirayudha)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement