Le President Lepas Jabatan

Randy Wirayudha, Jurnalis · Minggu 01 Juli 2012 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 01 51 656766 1zatte4OZZ.jpg Laurent Robert Blanc (Foto: Getty Images)

PARIS – Tepat setelah dua hari lepas kegagalan Prancis di Euro 2012, Laurent Blanc menyatakan mundur dari jabatan kepelatihannya. Blanc memutus pembicaraan dengan presiden FFF (PSSI-nya Prancis), Sabtu malam waktu setempat.

 

Sedianya, capaian Blanc tak sebegitu jeleknya di Polandia-Ukraina. Mereka dihentikan juara bertahan, Spanyol di babak perempatfinal dan sebelumnya di babak Grup, mereka sukses mempertahankan harga diri historis dengan musuh tradisional mereka, Inggris.

 

Tapi skuad Prancis benar-benar masih menjadi sorotan, terutama karena tingkah-laku mereka. Sebelum Euro, Patrice Evra pernah berulah dan akhirnya membawa korban posisinya di bek kiri yang digusur Gaël Clichy.

 

Santer juga terdengar adanya keretakan harmoni tim usai tim Ayam Jantan dihentak Swedia 0-2 pada laga terakhir fase Grup. Lantas, ada pula ‘balada’ perseteruan Samir Nasri dengan awak media dan bahkan sempat menantang seorang reporter untuk baku pukul.

 

Sebelumnya, entraîneur (pelatih) berjuluk Le Président itu bertemu presiden FFF, Noel Le Graet untuk mendiskusikan masa depan Blanc. Awal pertemuan mereka terjadi Kami lalu. Tapi sebelum ada yang tercapai, Blanc lebih dulu memutuskan mundur.

 

Kemungkinan besar, Blanc memang sudah tak berniat bertahan. Mantan bek tim nasional Prancis itu disinyalir sudah tak dalam mood yang bagus karena perpanjangan kontraknya tak dilakukan sebelum Euro. Sementara, calon favorit pengganti Blanc adalah Didier Deschamps, rekan Blanc di timnas Prancis saat memenangkan Piala Dunia 1998.

 

Banyak yang menyayangkan kepergian Blanc dari skuad Le Bleus. Salah satunya dalah Michel Hidalgo, mantan nahkoda Prancis era 70-80an. Hidalgo menganggap Blanc adalah sosok pas dan berkualitas untuk menukangi Prancis. Bukti bangkitnya performa skuad dari reruntuhan bencana Raymond Domenech, menjadi referensi nyata Blanc.

 

“Sangan disayangkan Blanc tak bertahan. Sulit untuk dimengerti tapi keputusan itu mutlak pilihan Blanc,” ujar Hidalgo kepada BFMTV, Minggu (1/7/2012).

 

Sementara berbicara soal Deschamps yang menjadi calon terkuat suksesor Blanc, Hidalgo bakal mendukung penuh,: “Di usianya yang sudah mencapai 43 tahun, dia (Deschamps) sudah siap akan segalanya. Dia punya kualitas yang bagus,” tutup Hidalgo.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini