nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hukuman Berat Menanti Barton

Muhammad Indra Nugraha, Jurnalis · Senin 14 Mei 2012 12:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2012 05 14 45 629148 OCAeC2DlT0.jpg Carlos Tevez (kiri) tengah beradu mulut dengan Joey Barton (kanan). Foto: Reuters

LONDON - Laga krusial Manchester City kontra Queens Park Rangers kemarin malam meninggalkan cerita buruk bagi Joey Barton atas ulahnya sendiri. Bahkan, kapten QPR tersebut terancam terkena sanksi larangan bermain sebanyak sembilan laga.

Apabila, City  memiliki pemain yang bengal bernama Mario Balotelli, maka di QPR ada seorang Barton. Yah, pemain yang dikenal gemar membuat ulah dengan kelakuannya yang kontroversi ini kembali membuat masalah saat timnya dikalahkan 2-3 oleh City.

Seperti diketahui, dalam laga tersebut Barton melakukan serangan kepada tiga pemain The Citizens. Setelah menyikut Carlos Tevez yang mengakibatkannya mendapat kartu merah, dia menendang Sergio Aguero, dan menanduk Vincent Kompany.

Tidak sampai disitu saja, mantan pemain Newcastle United ini juga hampir baku hantam dengan Mario Balotelli di pinggir lapangan. Beruntung, keduanya langsung dilerai oleh Micah Richards.

Barton pun harus menuai hukuman atas tindakan tidak terpujinya tersebut. Seperti yang dilaporkan Guardian, Senin (14/5/2012), bahwa FA (PSSI-nya Inggris) kemungkinan besar akan mengganjarnya dengan hukuman berat usai mendapatkan laporan dari ofisial pertandingan.

Usai laga Barton sendiri langsung meminta maaf atas perilakunya kepada para fans dan tim lewat akun Twitter pribadinya. Barton sendiri mengakui tindakannya tersebut tak lain demi pemain City diganjar kartu merah juga.

"Saya hanya bisa meminta maaf kepada semua fans dan tim ini. Saya masih merasa tidak pantas mendapatkan kartu merah dan mencoba membuat pemain City diusir juga," tulis barton.

"Kejadian itu bukanlah momen yang paling membanggakan bagi saya, namun siapa yang peduli. Kami aman di Premier League dan itulah yang paling penting," lanjutnya.

Bahkan, Mark Hughes pelatihnya di QPR merasa pemainya tersebut layak dikeluarkan dari lapangan. "Kartu merah itu sebenarnya tak perlu terjadi. Tak perlu diragukan lagi, dia memang pantas diusir dari lapangan," ujarnya seperti dilansir Daily Star.

Karier sepakbola dan kehidupan Barton memang tak lepas dari masalah. Pada tahun 2008 dirinya pernah dibui akibat melakukan penyerangan di sebuah restoran. Namun, yang paling diingat saat dirinya masih membela The Citizens.

Pada 1 Mei 2007 dia melakukan serangan secara brutal kepada rekan setimnya, Ousmane Dabo, saat sedang latihan. Akibatnya, ia dihukum empat bulan oleh City dan akhirnya memilih ke Newcastle United.

(min)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini