nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inter 55 vs 45 Milan

A. Firdaus, Jurnalis · Minggu 06 Mei 2012 16:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2012 05 06 282 624686 RIlNrXdzNH.jpg Laga AC Milan vs Inter Milan di putaran pertama Serie A (foto: Getty Images)

DUA pekan menjelang Serie A musim ini berakhir, pertandingan Derby Della Madonnina pun tersaji. Dipastikan derby yang mempertemukan Inter Milan dengan AC Milan ini memiliki arti penting bagi kedua tim.

 

Pasalnya, Inter maupun Milan sama-sama harus menunjukkan ego mereka masing-masing di lapangan nanti, jika tidak ingin kehilangan kehormatan di depan publik sendiri. Derby yang pastinya bukan hanya gengsi sebagai bahan taruhannya, melainkan target maksimal dari kedua tim jelang tutup musim.

 

Inter memiliki tujuan untuk bisa menembus tiga besar, tentunya untuk meraih tiket terakhir Liga Champions. Meski tergolong berat, namun anak-anak asuhan Andrea Stramaccioni harus menjalani dua partai sisa yang cukup sulit. Selain meladeni permainan ngotot Milan, pekan depan Nerazzurri bakal bersua Lazio.

 

Sementara bagi saudara tuanya, AC Milan juga memiliki target yang tak kalah penting. I Diavolo Rosso harus berjuang mempertahankan gelar sekaligus mengemas scudetto ke-19 kalinya. Mempecundangi Inter sambil berharap Juventus tergelincir di Trieste kala menghadapi Cagliari adalah harapan besar Rossoneri.

 

Sayangnya, menyambut laga derby Della Madonnina edisi 157, kedua tim memiliki perjalanan yang masih dianggap labil.

 

Dari enam pertandingan ke belakang, Inter baru saja mengalami kekalahan perdana sejak Stramaccioni menahkodai kapal La Baneamata. Inter ditekuk AC Parma 3-1 pada pertandingan midweek lalu. Sementara itu Wesley Sneijder cs telah meraih tiga kemenangan dan dua kali seri.

 

Sedangkan Milan, meski meraih tiga kemenangan terakhir, namun kekalahan atas Fiorentina begitu menyakitkan. Karena momen itu membuat singgasana capolista mereka diambil alih oleh Juve.

 

Dari segi formasi, tampaknya Stramaccioni bakal mengandalkan duet Diego Milito dan Mauro Zarate yang bermain bagus sebagai pengganti pada laga melawan Cesena dua pekan lalu.

 

Sementara dari sektor lini tengah, hadirnya Sneijder dengan gol-golnya bakal memberi ancaman bagi lini tengah Milan. Apalagi midfielder Timnas Belanda sudah menyumbang tiga gol dalam tiga pertandingan Nerazzurri belakangan ini.

 

Dari kubu seberang, Allegri bakal tetap memasang senjata andalannya, Zlatan Ibrahimovic di lini depan dengan ditemani Antonio Cassano yang memainkan laga comeback-nya dengan fantastis. Di lini tengah, trio Sulley Muntari-Antonio-Nocerino-Kevin Prince-Boateng bakal menjadi sumber kreator atau bahkan senjata rahasia untuk membobol gawang Julio Cesar.

 

Melihat dari segi taktik dan hasil ter-update, kedua tim memang memiliki peluang yang sama untuk menghadapi laga ini. Sama-sama ngotot demi meraih hasil maksimal, menjadi warna dalam derby della madonnina yang bakal menentukan di penghujung musim ini. Tetapi yang perlu dicatat, dari enam pertemuan terakhir kedua tim ini, selalu memunculkan pemenang.

 

Prakiraan Formasi:

Inter Milan (4-2-3-1): 1. Julio Cesar, 6. Lucio, 13. Maicon, 55. Y. Nagatomo, 23. A. Ranocchia, 10. W. Sneijder, 19. E. Cambiasso, 5. D. Stankovic, 14. F. Guarin, 11. R. Álvarez, 22. D. Milito

 

AC Milan (4-4-2): 32. C. Abbiati, 13. A. Nesta, 5. P. Mexes, 77. L. Antonini, 52. L. Antonini, 14. S. Muntari, 27. K. Boateng, 23. M. Ambrosini, 22. A. Nocerino, 11. Z. Ibrahimovic, 99. A. Cassano

 

Enam pertemuan terakhir Derby Della Madonnina:

(16/1/2012) Serie A: Milan 0 – 1 Inter Milan

(6/08/2011) Super Italia: Milan 2 – 1 Inter Milan

(3/04/2011) Serie A: Milan 3 – 0 Inter Milan

(15/11/2010) Serie A: Inter Milan 0 – 1 Milan

(25/01/2010) Serie A: Inter Milan 2 – 0 Milan

(30/08/2009) Serie A: Milan 0 – 4 Inter Milan

(fir)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini