Menyongsong Epilog Drama La Liga

Randy Wirayudha, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2012 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 04 46 623741 tytCT3b8Yi.jpg Sebelum tirai pentas La Liga ditutup, Real Madrid sudah lebih dulu menyabet titel musim ini (Foto: Getty Images)

JAKARTA – Serupa dengan pentas-pentas kompetisi olah bola di belahan Eropa lainnya, La Liga Spanyol tinggal menyisakan dua partai lagi, sebelum menutup tirai panggung drama lapangan hijau musim ini.

 

Penduduk ibukota Spanyol – terutama Madridista, sudah bisa merayakan pesta semalaman suntuk di midweek lalu hingga musim ini berakhir. Pasalnya, teriakan ‘Hala Madrid!’ telah membahana di langit kota Madrid dari puluhan ribu pendukung Los Blancos, yang menyambut titel La Liga ke-32, sekaligus mematahkan hegemoni seteru mereka, Barcelona selama tiga musim terakhir.

 

Kepuasan bertambah bagi armada asuhan José Mourinho itu, pasalnya gelar juara dipastikan di depan pelupuk mata publik Basque, publik yang selama ini punya problematika politik dengan kubu ibukota. Ya, Madrid mendulang kemenangan musim ini di San Mames, markas Athletic Bilbao usai menang 3-0.

 

Sementara kubu Katalan yang diwakili Barcelona, hanya bisa meraih kado penghibur berupa tiket Liga Champions dan satu bonus kecil, gelar El Pichichi alias penceplos gol terbanyak musim ini. Lionel Messi (46 gol) yang unggul dua gol dari Cristiano Ronaldo (Real Madrid), masih akan beradu magis hingga dua partai ke depan demi gelar topskorer.

 

Sementara di papan tengah, terhitung empat tim masih harus menentukan siapa yang akan membawa pulang dua tiket Liga Champions, yang terdiri dari satu tiket putaran final dan selembar lagi untuk masuk ke babak kualifikasi.

 

Saat ini, Valencia boleh pede karena berada di grid terdepan untuk tiket putaran final. Tapi di dua laga tersisa, Los Che masih dalam bayang-bayang ancaman Málaga dan bahkan Levante. Sedangkan Málaga yang masih bercokol di urutan keempat, juga tak lepas dari ancaman tim lain, Levante dan yang mengejutkan, Atlético Madrid.

 

Atlético secara mengejutkan bangkit di periode-periode penutup musim ini dengan duduk di posisi keenam, dengan selisih lima poin dari Málaga yang berada di posisi terdepan meraih tiket kualifikasi. Padahal sebelumnya, Los Rojiblancos yang juga finalis Europa League musim ini, terkesan terseok-seok di liga domestik.

 

Seperti biasanya, segmen penutup di artikel berita ini menyajikan bagaimana kerasnya perjuangan tim-tim gurem, untuk terus bernapas di La Liga musim depan. Tercatat masih ada enam tim yang berpeluang turun kasta Segunda División, musim depan.

 

Real Sociedad, Granada, Villarreal, Rayo Vallecano, Real Zaragoza dan Sporting Gijón, harus mempersiapkan kekuatan terbaiknya jika tak ingin menyusul Racing Santander, ‘kejeblos’ ke jurang degradasi.

(raw)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini